Rusuh di Papua

Jelang Muktamar PKB di Bali, Para Kiai Gelar Zikir Bersama

Menurut Dewan Syura DPP PKB, KH Maman Imanulhaq, zikir bersama ini digelar tepat tanggal 19 untuk ngalap berkah kalimat basmalah yang berjumlah 19 hur

Jelang Muktamar PKB di Bali, Para Kiai Gelar Zikir Bersama
Ist
KH Maman Imanulhaq 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ratusan jamaah yang terdiri dari Para Kiai Pondok Pesantren menggelar zikir bersama di Sumedang dan Majalengka, Senin (19/8/2019).

Menurut Dewan Syura DPP PKB, KH Maman Imanulhaq, zikir bersama ini digelar tepat tanggal 19 untuk ngalap berkah kalimat basmalah yang berjumlah 19 huruf.

Sedang maksud utamanya untuk kesuksesan muktamar PKB tanggal 20-22 Agustus di Bali.

"Kebetulan 19 adalah jumlah huruf dalam bismillahirohmanirohim, oleh sebab itu di tanggal 19 ini kami sengaja mengadakan dzikir di beberapa titik untuk kesuksesan muktamar PKB di Bali," ujar Maman ketika memimpin dzikir di Cimalaka, Sumedang, Jawa Barat, Senin (19/8/2019).

Baca: Wali Kota Malang Minta Maaf Soal Insiden Pengadangan Warga Terhadap Mahasiswa Papua yang Berdemo

Pria yang akrab disapa Kang Maman ini menambahkan kembali bahwa zikir ini adalah bentuk syukur kepada Allah SWT yang telah memberi karunia pada PKB mendapat kepercayaan 13,7 juta suara rakyat Indonesia.

Zikir ini sekaligus bentuk keoercayaan dan dukungan Para Kiai kepada PKB di ntuk terus bekerja keras memperjuangkan kepentingan umat dan melayani rakyat.

Baca: KRONOLOGI AWAL Pecahnya Kerusuhan di Manokwari hingga Kondisi Papua Terkini

Zikir pun digelar di pondok pesantren Al Mizan, Majalengka, yang dihadiri oleh ratusan pimpinan Majelis Talim dan kader Perempuan Bangsa Majalengka yang dipimpin oleh Hj Upik Rofiqoh.

“Kami kaum perempuan berterima kasih pada PKB karena memberi ruang untuk berpolitik memperjuangan hak perempuan dan melayani Ibu Pertiwi,” tutur Hj Upik.

Baca: Izinkan PKL Berdagang di Jalanan Jatibaru, MA Hukum Gubernur Anies Bayar Rp 1 Juta

Tidak hanya itu, Perempuan Bangsa Majalengka juga memfasilitasi beberapa Ustadz untuk melakukan ziarah di beberapa makam para wali untuk kesuksessan PKB.

Hj Upik yang juga ketua Fatayat NU Majalengka mengatakan bahwa Pkb adalah anak kandung Nahdlatul Ulama (NU) yang mendapat amanat menguatkan nilai-nilai Keislaman dan kebangsaan melalui program-program yang menyentuh langsung hajat Masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved