Rusuh di Papua

Respons PDIP Sikapi Peristiwa Kerusuhan di Papua

PDI Perjuangan sangat menyesalkan terhadap berbagai tindakan rasisme, intoleransi, dan perlakuan diskriminasi yang terjadi terhadap mahasiswa Papua

Respons PDIP Sikapi Peristiwa Kerusuhan di Papua
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua DPP bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat di di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan sangat menyesalkan terhadap berbagai tindakan rasisme, intoleransi, dan perlakuan diskriminasi yang terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur.

Pada saat bersamaan, PDI Perjuangan juga menolak keras terhadap gerakan separatisme mengingat NKRI sudah final membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Mianggas sampai Pulau Rote.

“Persatuan dan kesatuan bangsa berdiri di atas prinsip kebangsaan dimana setiap warga negara Indonesia sama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjalannya tanpa kecuali. Karena itulah PDI Perjuangan sangat menyesalkan terhadap berbagai aksi intoleransi, diskriminasi, dan rasisme yang memecah soliditas bangsa," kata Ketua DPP bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat di di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019).

"Aparat penegak hukum harus bertindak tegas tanpa kecuali. Kedepankan tertib hukum, tindak tegas para provokator dan kaum perusuh," tambahnya.

Baca: Seusai Telepon, Khofifah Akan Bertemu dengan Gubernur Papua dan Aliansi Mahasiswa Papua di Jatim

Baca: Daftar Susunan Pemain Borneo FC vs Persipura Jayapura Liga 1 2019, Tim Tamu Tanpa Pemain Andalan

Baca: Daftar Susunan Pemain Borneo FC vs Persipura Jayapura Liga 1 2019, Tim Tamu Tanpa Pemain Andalan

Djarot juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang menginstruksikan seluruh kader Partai untuk bergerak aktif, melakukan silaturahmi, dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat agar kejadian di Kota Surabaya, Malang, dan Manokwari, Papua Barat tidak terjadi lagi.

“PDI Perjuangan memberikan dukungan bagi aparat keamanan untuk tegas. Kedepankan tertib hukum dan tertib masyarakat agar kedepankan dialog, musyawarah di dalam menyelesaikan persoalan di lapangan," ucap Djatot.

Djarot menyampaikan, Papua adalah bagian integral Republik Indonesia sehingga PDI Perjuangan berdiri bersama warga Papua yang mendambakan kesejahteraan dan keadilan di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca: KRONOLOGI AWAL Kerusuhan di Manokwari hingga Kondisi Papua Terkini, Bermula dari Malang-Surabaya

Baca: Remaja Pria Ini Aniaya Pacar yang Dikenalnya di Facebook Menggunakan Cangkul Lalu Dirudapaksa

Karena itu, PDI Perjuangan mendukung sepenuhnya upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk secara terus menerus menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan serta merata di tanah Papua.

PDI Perjuangan, lanjut Djarot, juga memegang teguh ajaran Bung Karno untuk turut membentuk dunia baru tanpa ‘exploitation de l‘homme par l‘homme’ (penindasan sesama manusia) dan ‘exploitation de nation par nation’ (penindasan antar bangsa).

Halaman
1234
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved