Tangani Karhutla, BNPB akan Tambah 2 Helikopter

Ia menyebut saat ini 37 unit helikopter sudah diterjunkan guna memadamkan Karhutla.

Tangani Karhutla, BNPB akan Tambah 2 Helikopter
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo (tengah). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menyebut akan ada tambahan dua helikopter untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan.

Ia menyebut saat ini 37 unit helikopter sudah diterjunkan guna memadamkan Karhutla.

Hanya saja, menurutnya jumlah itu dirasa kurang cukup menghadapi meluasnya titik api.

"Sudah ada 37 unit yang sudah berjalan, nanti ada lagi 2 unit," ungkapnya pada wartawan saat di Gedung BPPT, Jakarta Rabu (21/8/2019).

Namun, Doni belum merinci di mana tepatnya tambahan dua unit helikopter ini beroperasi.

Baca: Wiranto: 99 Persen Kebakaran Hutan Ulah Manusia

Ia enggan mengkonfirmasi perihal belum berjalannya teknologi modifikasi cuaca alias hujan buatan.

Sebelumnya, hujan buatan urung dilakukan karena belum ada pengerahan pesawat dari TNI AU.

"Sekali lagi hampir semua lahan gambut ini sangat sulit dipadamkan walau pakai water bombing dari udara karena kedalamannya itu sangat dalam. Jadi begitu api ada di lahan gambut dan itu menjalar ke banyak tempat," tuturnya.

Baca: Viral Uang Tabungan Dimakan Rayap, Ini Syarat Tukar Uang yang Rusak di Bank Indonesia

Kendati demikian, mantan Pangdam Siliwangi ini optimis karhutla tahun ini tak akan separah 2015.

Diketahui, saat itu asap akibat karhutla menyeberang hingga ke negara tetangga.

Meski dampak karhutla tak bisa dipungkiri mengancam keselamatan jiwa penduduk setempat.

"Memang tidak separah di 2015. Namun kita juga kan kehabisan tenaga, kehabisan energi, biaya, waktu, pikiran, rakyat yang menjadi terdampak juga bertambah jumlahnya. Ini juga akan menimbulkan kematian dini dalam jumlah yang lebih besar," ujar Doni.

Baca: Dinikahi Glenn Fredly, Pedangdut Mutia Ayu Ucapkan Terima Kasih untuk Periasnya, Lihat Foto-fotonya

Ke depannya, ia berharap ada solusi permanen agar karhutla tak menjadi masalah setiap tahunnya.

Solusi tersebut, kata Doni perlu melibatkan seluruh lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat.

"Nah ini kan ancaman kemanusiaan, jadi saya sampaikan tadi harus ada solusi yang permanen terutama di bidang kebakaran lahan," pungkasnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved