Selasa, 14 April 2026

Pansel KPK

Capim KPK Harus Tegas dan Konsern Basmi Korupsi di Indonesia

Uchok Sky Khadafi mengungkapkan, Capim KPK yang saat hendaknya konsern dalam mengawasi APBN dan juga APBD

Editor: Rachmat Hidayat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Massa dari Kelompok Pemuda Kawal KPK melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (29/8/2019). Mereka mengajak elemen masyarakat untuk mengawal proses pemilihan Capim KPK dan mempercayakan proses seleksi kepada Panitia Seleksi (Pansel), agar jauh dari kepentingan politik serta kelompok tertentu, karena sejauh ini, 20 nama Capim yang terseleksi merupakan orang-orang yang memiiki kredibilitas dan integritas yang tinggi untuk memperbaiki Kinerja KPK. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Di hari kedua, Rabu (28/8/2019) tujuh capim lainnya yang ikut tes ialah Johanis Tanak - Jaksa, Lili Pintauli Siregar - Advokat, Luthfi Jayadi Kurniawan - Dosen.

Jasman Pandjaitan - Pensiunan Jaksa, Nawawi Pomolango - Hakim, Neneng Euis Fatimah - Dosen dan Nurul Ghufron - Dosen.

Selanjutnya di hari terakhir atau hari ketiga, Kamis (29/8/2019) tersisa enam capim yang bakal menjalani tes.

Keenamnya yaitu Roby Arya - PNS Seskab, Sigit Danang Joyo - PNS Kemenkeu, Sri Handayani - Anggota Polri.

Sugeng Purnomo - Jaksa, Sujarnako - Pegawai KPK, dan Supardi - Jaksa‎.

 Baca: Jaga Kepercayaan Terhadap KPK, Jokowi Diimbau Tak Pilih Capim yang Citranya Rusak

Ketua Pansel Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yenti Garnasih mengatakan, sebanyak 20 nama Capim KPK akan disaring menjadi 10 nama.

Nantinya, 10 nama itu akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (2/9/2019) mendatang.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved