Rusuh di Papua

Hanya Jokowi yang Tak Kenakan Topi Adat Khas Bumi Cenderawasih Saat Temui Tokoh Papua

Para tokoh turut mengenakan topi adat Papua yang berwarna coklat dan di bagian atasnya dihias bulu burung Cenderawasih.

Hanya Jokowi yang Tak Kenakan Topi Adat Khas Bumi Cenderawasih Saat Temui Tokoh Papua
TRIBUNNEWS.COM/SENO TRI SULISTIYONO
Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan para tokoh tanah Papua 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para tokoh Papua dan Papua Barat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Pantauan di lokasi, acara pertemuan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, para tokoh Bumi Cenderawasih mayoritas memakai baju batik berwarna merah dengan corak burung Cenderawasih.

Selain itu, para tokoh turut mengenakan topi adat Papua yang berwarna coklat dan di bagian atasnya dihias bulu burung Cenderawasih.

Topi adat tersebut, bukan hanya dikenakan oleh para tokoh Papua. Namun, sejumlah menteri yang mendampingi Presiden Jokowi turut mengenakan topi adat itu. 

Di antaranya, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Kepala BIN Budi Gunawan. 

Sementara Presiden Jokowi yang memakai kemeja putih tidak turut mengenakan topi adat khas Papua, seperti lainnya. 

Dalam pertemuan ini, para tokoh Papua duduk menghadap Presiden Jokowi yang disusun lima baris memanjang di ruang tengah Istana Negara. 

Saat sambutan, Jokowi mengaku tersentuh hatinya mendengar ucapan Abisai Rolio yang menjadi perwakilan tokoh Papua

Di mana, masyarakat Papua meminta pemerintah memperhatikan sumber daya manusia (SDM) untuk ditingkatkan. 

Baca: Wiranto Geram soal Pemberitaan Papua di Luar Negeri, Banyak Mengandung Distorsi Informasi

Selain itu, Jokowi pun menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang luas karena memiliki 714 suku dan terdapat 1.100 lebih bahasa daerah. 

"Kita memang berbeda-beda dan saya dalam lima tahun ini sudah 12 kali ke tanah Papua, baik Provinsi Papua maupun Papua Barat," ucap Jokowi.

Menurut Jokowi, pembangunan SDM sangat diperlukan dan akan dilakukan pemerintah, setelah dalam lima tahun fokus kepada pembangunan infrastruktur. 

"Semua ada tahapannya, jadi betul apa yang disampaikan bapak Abisai terkait sumber daya manusia itu memang sangat diperlukan," tutur Jokowi. 

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved