Kasus Makar

Keluarga Kivlan Zen Minta Bantuan Materi ke Publik? Pengacara: Itu Hoaks

Menyikapi itu, pengacara Kivlan Zen, Tonin Tachta membantah isi permintaan bantuan berupa penggalangan dana untuk kliennya tersebut

Keluarga Kivlan Zen Minta Bantuan Materi ke Publik? Pengacara: Itu Hoaks
Gita Irawan/Tribunnews.com
Kuasa Hukum tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal Mayjen TNI Purn Kivlan Zen, Tonin Tachta Singarimbun di Pengadjlan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (23/8/2019). 

‎Pengacara Bantan Keluarga Kivlan Zen Minta Bantuan Materi ke Publik

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belakangan beredar adanya permintaan bantuan materi yang mengatasnamakan keluarga Kivlan Zen, terdakwa kasus kepemilikan senjata yang kini kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ajakan penggalangan ini tersebar melalui pesan WhatsApp berupa sebuah gambar wajah Kivlan Zen dengan kalimat:

Baca: Habil Marati: Kivlan Pernah Minta Uang untuk Kegiatan Survei Bahaya Komunisme

Kalian telah khianat terhadap putra terbaik bangsa ini. Dukung Pak Keivlan dengan bantuan materi seiklasnya untuk keberlangsungan beliau yang tetap teguh bersama umat Islam.

Di gambar tersebut lengkap disebutkan dukungan dikirim melalui nomor rekening dan pemiliknya.

Nantinya seluruh bantuan yang masuk bakal diumumkan secara transparan.

Menyikapi itu, pengacara Kivlan Zen, Tonin Tachta membantah isi permintaan bantuan berupa penggalangan dana untuk kliennya tersebut.

Namun, Tonin Tachta tidak membantah permintaan itu sudah beredar luas dalam beberapa hari ini di grub dan pesan Whatsapp.

"‎Itu hoaks, tidak ada hubungannya dengan Pak Kivlan Zen dan keluarga. Mohon bantuannya untuk menyebarkan, kami pengacara dan keluarga tidak meminta sumbangan kepada siapa saja," tegas Tonin dalam pesan singkatnya pada Tribunnews.com, sabtu (14/9/2019).

Halaman
123
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved