PDIP Targetkan Minimal 60 Persen Menang di Pilkada 2020

"Tentu akan kita petakan, kalau target dari dpd partai itu paling tidak 60 persen, dari 270 pilkada kita berusaha untuk menang," kata Djarot

PDIP Targetkan Minimal 60 Persen Menang di Pilkada 2020
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat di sela konsolidasi partai di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (14/9/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, SINTANG - Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat mengatakan pihaknya menargetkan menang minimal 60 persen di Pilkada serentak 2020.

Hal itu disampaikam Djarot Saiful Hidayat di sela konsolidasi partai di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (14/9/2019).

Baca: PDIP Perkuat Internal Kader di Daerah untuk Persiapan Pilkada serentak 2020

Turut bersama Djarot dalam konsolidasi partai di Kalbar adalah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP bidang pemenangan pemilu Bambang Wuryanto, Ketua DPP PDIP bidang Kesehatan dan Anak Sri Rahayu dan Ketua DPD PDIP Kalbar Lasarus.

"Tentu akan kita petakan, kalau target dari dpd partai itu paling tidak 60 persen, dari 270 pilkada kita berusaha untuk menang," kata Djarot Saiful Hidayat.

Diketahui, Pilkada serentak 2020 merupakan Pilkada serentak gelombang keempat yang dilakukan untuk kepala daerah hasil pemilihan Desember 2015.

Ke-270 daerah itu rinciannya adalah sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Pilkada Serentak 2020 seharusnya diikuti 269 daerah.

Ketua Steering Commite Kongres V PDIP Djarot Saiful Hidayat (kanan) di Hotel Grand Inna, Sanur, Bali, Rabu (7/8/2019).
Ketua Steering Commite Kongres V PDIP Djarot Saiful Hidayat (kanan) di Hotel Grand Inna, Sanur, Bali, Rabu (7/8/2019). (TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA)

Namun menjadi 270 karena Pilkada Kota Makassar diulang pelaksanaannya.

Lebih lanjut, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun tidak menampik jika selama ini proses kaderisasi di tingkat pertama kabupaten/kota masih kurang.

Untuk itu, kata Djarot Saiful Hidayat, kedepan proses kaderisasi itu menggunakan pola desentralisasi.

Sehingga kaderisasi dilakukan di daerah.

Selain itu, Djarot mengatakan instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk setiap kabupaten/kota membuat laporan kegiatan partai.

Sebab, sistem itu dirancang semacam sistem aplikasi dalam tanda kutip semacam KPI kerja kader.

Baca: 7 Fakta Menarik Film Pretty Boys: Tompi sempat Menyesal, Desta Dibuat Pusing

Hal itu dilakukan sebagai salah satu strategi menghadapi Pilkada serentak 2020.

"Jadi digitalisasi, seluruh pengurus partai, akan melaporkan kegiatannya dan melakukan proses evaluasi enam bulanan. Sehingga satu proses berjalan berkelanjutan," jelas Djarot Saiful Hidayat.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved