Pendiri Kaskus Andrew Darwis Bantah Lakukan Pemalsuan

Pada keterangan tersebut, Abraham menyebut Andrew tidak pernah mengenal pelapor kasus tersebut yang bernama Titi Sumawijaya Empel.

Pendiri Kaskus Andrew Darwis Bantah Lakukan Pemalsuan
Kompas.com
Pendiri media sosiak Kaskus, Andrew Darwis. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendiri Kaskus, Andrew Darwis, memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang dialamatkan terhadapnya di Polda Metro Jaya.

Andrew menyampaikan bantahannya melalui kuasa hukumnya, Abraham Sridjaja.

Pada keterangan tersebut, Abraham menyebut Andrew tidak pernah mengenal pelapor kasus tersebut yang bernama Titi Sumawijaya Empel.

Dirinya juga membantah pernyataan pelapor yang menyebut David Wira sebagai tangan kanan atau orang kepercayaannya.

"Klien kami mengenal saudara David Wira sejak pertengahan tahun 2018 dan bukan merupakan tangan kanan klien kami seperti yang diberitakan," ujar Abraham dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Selasa (17/9/2019).

Baca: Akhirnya, DPR Sahkan Revisi UU KPK

Abraham mengungkapkan kliennya tidak pernah mengetahui perihal peminjaman uang senilai Rp 15 miliar yang melibatkan Titi, David Wira, dan Susanto Tjiputra.

"Klien kami sama sekali tidak mengetahui terkait adanya pinjam meminjam antara Titi Sumawijaya Empel dengan pihak siapapun. Klien kami juga tidak mengetahui adanya pinjam meminjam yang melibatkan tanah dan bangunan yang dibeli dari Susanto," tutur Abraham.

Menurut Abraham, Andrew terlibat dalam transaksi jual beli gedung dengan Susanto. Namun menurutnya, segala proses jual beli dilakukan dengan sah.

Sebelumnya, Andrew Darwis dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 13 Mei 2019 lalu. Laporan polisi itu tertuang pada LP/2959/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus dengan pelapor Titi Sumawijaya dan terlapor Andrew Darwis.

Pasal yang dilaporkan yaitu pemalsuan atau penipuan atau tindak pidana pencucian uang. Pasal itu tertuang pada Pasal 263 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 3,4,5 UU RI nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved