Banyak Pemotor Serobot Jalur Sepeda, Dishub DKI Kerahkan Patroli Petugas Setiap Tiga Jam

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan per Minggu (22/9) kemarin, pihaknya sudah memulai patroli rutin setiap tiga jam.

Banyak Pemotor Serobot Jalur Sepeda, Dishub DKI Kerahkan Patroli Petugas Setiap Tiga Jam
Wartakota/Angga Bhagya Nugraha
Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2019). Jalur sepeda tersebut baru saja diujicoba Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jumat lalu. Nantinya pengguna sepeda diharapkan bisa menggunakan jalur khusus yang telah disediakan Pemprov DKI Jakarta. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerjunkan personel yang ditempatkan di setiap ruas jalur sepeda. Hal ini dilakukan demi menindak para pengendara sepeda motor yang nekat menyerobot.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan per Minggu (22/9) kemarin, pihaknya sudah memulai patroli rutin setiap tiga jam.

"Jadi mulai hari Minggu kemarin kami sudah melakukan patroli secara rutin. Ada patroli rutin dari pagi, siang, setiap tiga jam," kata Syafrin saat di konfirmasi, Senin (23/9/2019).

Baca: Massa Penolak Revisi UU KPK Lemparkan Botol Minuman ke Arah Gedung DPR

Baca: Kesaksian Tetangga Terduga Teroris Cilincing soal Bom: Kata Densus, Kesenggol Dikit 3 Rumah Habis

Tujuan dilakukan patroli ini sebagai bentuk monitoring sekaligus evaluasi bagaimana penerapan uji coba jalur sepeda fase 1, yang telah dimulai sejak Jumat (20/9) kemarin.

Hal lainnya, karena sejak Sabtu (21/9) banyak para pengemudi ojek daring mengetem alias menunggu, hingga memakirkan kendaraannya di lintasan jalur sepeda.

"Nah tujuannya (patroli) adalah kita akan melakukan evaluasi monitoring. Dari evaluasi terhadap jalur sepeda tersebut untuk peningkatan fasilitas sarana pra sarana," ucap dia.

Syafrin melanjutkan, patroli dilakukan dengan menggunakan sepeda. Pengendara yang tertangkap melanggar lalu lintas, khususnya penyerobot jalur sepeda akan mendapat teguran.

Dalam patrolinya, jika ada pengendara motor yang kedapatan melanggar, mereka masih diberikan teguran. Sebab patroli ini bersifat preventif alias pencegahan, serta memberi imbauan kepada pemotor bahwa jalur sepeda diperuntukan khusus sepeda kayuh.

"Setiap shift itu kita akan kerahkan tiga sampai empat petugas yang akan monitor naik sepeda. Jadi begitu ada yang melanggar itu saat ini kita sifatnya adalah preventif, jadi kita akan berikan teguran," terang Syafrin.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved