Saksi Ungkap Permintaan Bowo Sidik Tukarkan Uang Recehan Rp 20 Ribu

Ayi mengungkapkan pernah menukarkan uang sekitar total Rp 8 Miliar ke dalam pecahan Rp 20.000.

Saksi Ungkap Permintaan Bowo Sidik Tukarkan Uang Recehan Rp 20 Ribu
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
sidang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa Bowo Sidik Pangarso menyiapkan uang Rp 8 Miliar untuk kepentingan kampanye sebagai calon anggota DPR dapil Jawa Tengah II di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Sebelum ditukarkan menjadi pecahan Rp 20 ribu, uang yang semula dalam bentuk SGD700,000 itu sempat disimpan di dalam lemari pakaian kamar pribadi yang beralamat Jalan Bakti, Kav. 2, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.

Untuk menukarkan uang itu, Bowo Sidik meminta bantuan Ayi Paryana, temannya.

Hal ini pun diakui oleh Ayi saat memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Baca: Anies: Per Jam 10 Pagi, Masih Ada 19 Orang Demonstran Dirawat

Ayi mengungkapkan pernah menukarkan uang sekitar total Rp 8 Miliar ke dalam pecahan Rp 20.000. Proses pencairan itu dilakukan secara bertahap, di mana di setiap pencairan senilai Rp 1 Miliar.

Menurut dia, pihak Bank Mandiri Cabang Senayan City mempersilakan untuk menukarkan uang ke dalam bentuk pecahan.

"Dibantu sama bank. (Uang,-red) dibungkus. Biasanya 3 sampai 4 kardus, satu kardus berisi sekitar Rp 200 juta," ungkap Ayi, di persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Dia menjelaskan, Bowo Sidik meminta menukarkan uang pada pertengahan tahun 2018. Mantan anggota Komisi VI DPR RI itu menyampaikan permohonan itu setelah menunaikan ibadah Haji.

"Haji sekitar Juni-Juli 2018. Setelah pulang ketemu, dia cerita mau meminta tolong, 'Mas Ayi punya fasilitas di bank, supaya misalnya nukerin uang dari (dollar,-red) Singapura ke rupiah," ujarnya.

Setelah menyetujui membantu Bowo Sidik, Ayi berkomunikasi dengan pihak Bank Mandiri Cabang Senayan City. Dia menanyakan mengenai proses pencairan dollar Singapura ke dalam pecahan Rp 20.000 dilakukan.

Dia mengaku pihak bank tidak mempermasalahkan proses penukaran uang itu.

"Tak ada masalah, normal saja pencairan. Cuma pencairan 100.000 dollar Singapura ke Rp 20.000 butuh waktu," kata dia.

Akhirnya, Bowo mengirimkan uang secara bertahap masing-masing 100.000 dollar Singapura ke rekening Ayi.

"Jadi bank itu sesuai aturan saya diminta setor dulu ke rekening saya, dari sana baru ditukerin," tambahnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved