Pindah Ibu Kota, TNI Usulkan Bentuk Kodam Khusus di Kaltim

Selain memindahkan markas besarnya, TNI mengusulkan pembentukan Kodam Khusus di Kalimatan Timur.

Pindah Ibu Kota, TNI Usulkan Bentuk Kodam Khusus di Kaltim
ISTIMEWA
Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, disela-sela kunjungan kerjanya ke Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (21/8/2019) waktu setempat. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain memindahkan markas besarnya, TNI mengusulkan pembentukan Kodam Khusus di Kalimatan Timur.

Usulan tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Umum TNI, Letjen Joni Supriyanto dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) pemindahan ibu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (26/9/2019).

"Untuk angkatan darat, diusulkan Kodam Khusus pengamanan Ibu kota. Serta penambahan gelar kekuatan baik Kodam 6 Mulawarman di wilayah Kalsel maupun Kodam 12 Tanjungpura di Kalteng," ujar Joni.

Selain itu menurutnya, untuk Angkatan Laut ada beberapa satuan yang perlu ditambah, yaitu Lanal Sambas, Lanal Ketapang. Selain itu, untuk TNI AU perlu adanya penambahan kekuatan dengan membentuk Lanud Tipe A.

Baca: Lokasi Ibu Kota Baru RI di Kalimantan Timur, KLHK Ingatkan Bangun Ibu Kota Negara Jaga Hulu Demi Air

"Juga skuadron tempur, skuadron angkut, skuadron teknik, skuadron pengamanan ibu kota, resimen pertahanan udara detasemen pertahanan udara, rumah sakit dan rumah dinas,"katanya.

Untuk struktur di Mabes TNI sendiri yang juga akan dipindahkan yakni Puspen TNI, Puspom TNI, PuskesTNI, Paspampres Grup A B dan C Serta beberapa satuan kerja lainnya.

"Adapaun jumlah personil yang mengikuti pemindahan Mabes TNI ke ibu kota baru sekitar 5737 orang," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved