Disesalkan, Sikap Kejagung Enggan Memproses Permohonan Chuck Suryosumpeno

Haris Azhar menyayangkan sikap Kejagung yang menyatakan tidak bisa melaksanakan putusan Peninjauan Kembali (PK) Chuck Suryosumpeno.

Disesalkan, Sikap Kejagung Enggan Memproses Permohonan Chuck Suryosumpeno
Warta Kota/IST
Haris Azhar, pengacara Chuck Suryosumpeno. 

Disesalkan, Sikap Kejagung Enggan Memproses Permohonan Chuck Suryosumpeno

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar menyayangkan sikap Kejagung yang menyatakan tidak bisa melaksanakan putusan Peninjauan Kembali (PK) kliennya, Chuck Suryosumpeno, yang diberhentikan statusnya sebagai PNS.

Pernyataan itu menurut Haris Azhar makin membuktikan bahwa Jaksa Agung M Prasetyo telah melanggar perbuatan hukum.

Kejagung beralasan Chuck Suryosumpeno sudah dicopot sebagai PNS sesuai putusan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Kejaksaan sepertinya berpura-pura tidak tahu keberadaan MA sebagai lembaga pengadilan tertinggi. Keputusan Jaksa Agung atas pemecatan Chuck jika dibuka malah akan membuat masyarakat lebih heran lagi."

Baca: Mahasiswa Tolak Undangan ke Istana, Kabulkan Saja Tuntutan Kami. . .


"Chuck dipecat karena dituduh tidak masuk kerja selama 28 hari, coba Undang Undang ASN mana yang menyatakan seorang ASN dapat dipecat karena 28 hari tidak masuk kerja tanpa adanya selembarpun surat peringatan dari pimpinannya," kata Haris di Jakarta, Minggu 29 September 2019.

Secara sederhana, kata Haris, Kapuspen Kejagung Mukri harusnya belajar membaca lagi dasar-dasar KUHP dan KUHAP.

Sebab menurut dia, putusan MA sudah menunjukkan pertimbangannya bahwa Chuck saat melakukan tugas ada ijin dari atasan, sehingga itu bisa menjadi dasar.

Haris menambahkan, jika digunakan beberapa dasar hukum yaitu Pasal 116 ayat 7, ayat 2. Pasal 72 ayat 1, pasal 81 ayat 2, pasal 83 dan 84 pada UU administrasi pemerintahan, maka sanksi administratif ke Chuck bisa dianggap sebagai bentuk sesat pikir Kejagung.

Haris menduga pernyataan Kejagung ini sebagai bentuk kepanikan karena telah memperlakukan Chuck Suryosumpeno sewenang wenang.

Halaman
123
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved