MA Tolak Kasasi, Edward Soeryadjaya Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

Edward merupakan terdakwa kasus korupsi dana pensiun Pertamina tahun anggaran 2014-2015.

MA Tolak Kasasi, Edward Soeryadjaya Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara
net
Ilustrasi palu hakim 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Edward Soeryadjaya. Edward terbukti korupsi dana pensiun Pertamina senilai Rp 612 miliar.

Edward merupakan terdakwa kasus korupsi dana pensiun Pertamina tahun anggaran 2014-2015. Saat itu Edward sebagai pemegang saham mayoritas PT Sugih Energi Tbk (SUGI) bertemu dengan Presdir Dana Pensiun Pertamina, Helmi.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat hukuman Edward Soeryadjaya menjadi 15 tahun penjara subsider tiga bulan kurungan dari vonis sebelumnya 12,5 tahun. Edward juga dikenakan denda Rp 500 juta, juga dikenakan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti kepada terdakwa sebesar Rp 25,6 miliar.

Atas putusan itu, baik jaksa dan Edward sama-sama mengajukan banding. Bukannya diringankan, PT Jakarta malah memperberat hukuman Edward menjadi 15 tahun penjara.

Baca: Pengamanan Demo Ditambah Menjadi 26 Ribu Personel

Baca: Jenderal Abdelaziz al-Fagham yang Tewas Ditembak Telah Menjadi Pengawal Raja Salman Selama 15 Tahun

Merasa tidak terima, ia pun mengajukan kasasi. Dan Mahkamah Agung menolak kasasi tersebut.

"Majelis hakim kasasi berpendapat bahwa pasal tindak pidana yang tepat diterapkan pada perbuatan terdakwa adalah Pasal 2 Undang-Undang Tipikor sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan Primer," kata juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan akhir pekan lalu.

Duduk sebagai ketua majelis yaitu hakim agung Andi Samsan Nganro. Sedangkan sebagai anggota yaitu Prof Krisna Harahap dan LL Hutagalung.

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved