Breaking News:

Situasi Demo sebelum Gas Air Mata Ditembakkan, Polisi: Kami Bertahan Tidak Membalas, Tolong

Demo menolak Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) dan Revisi Undang-undang KPK kembali terjadi, Senin (30/9/2019).

Youtube Kompas TV
Demo masih berlangsung meski lewat pukul 18.00 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM - Demo menolak Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) dan Revisi Undang-undang KPK kembali terjadi, Senin (30/9/2019).

Demo itu kembali digelar di sekitaran Gedung DPR, Jakarta Pusat.

Namun, aksi demontrasi sempat berjalan ricuh.

Dilansir TribunWow.com melalui siaran langsung, Kompas TV pada Senin (30/9/2019) sekitar pukul 16.40 WIB terlihat polisi membuat pagar pembatas.

Terlihat demonstran melempar batu.

Sedangkan, terdengar seruan dari pengeras suara bahwa polisi meminta agar demontran untuk tetap tenang, apalagi ada anak-anak dan pelajar

Polisi juga menilai ada provaktor dalam aksi tersebut

"Hati-hati provokator. Ada anak-anak ada pelajar," seru polisi.

Polisi meminta dengan tegas para demonstran untuk tertib.

Mereka mengaku akan bertahan dan tidak menyerang.

Baca Selengkapnya >>>

Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved