Demo di Jakarta
Affan Dilindas Pakai Rantis Brimob, Anggaran Barracuda Polri 2020-2024 Tembus Hampir Rp2 T
Rantis Brimob yang melindas Affan ternyata diduga buatan Korsel. Lalu, Polri telah menganggarkan Rp2 triliun hanya untuk pengadaan rantis.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Pravitri Retno W
TRIBUNNEWS.COM - Dilindasnya driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan, menggunakan kendaraan taktis (rantis) saat aksi demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025), memicu kemarahan masyarakat Indonesia.
Aksi demonstrasi pun menyebar di berbagai kota besar di Indonesia seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Makassar pada Jumat (29/8/2025) kemarin.
Nyatanya, pengadaan rantis selama empat tahun terakhir dari tahun 2020-2024 terbilang fantastis.
Berdasarkan temuan Indonesia Corruption Watch dengan Trend Asia dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (KontraS), Polri menganggarkan hampir Rp2 triliun untuk membeli rantis dan kendaraan khusus.
Ketiga lembaga tersebut menyebut ada hampir 100 unit rantis dan kendaraan khusus yang dibeli dalam kurun waktu 2020-2024.
Sementara, harga per unitnya beragam dari miliaran hingga puluhan miliar rupiah tergantung spesifikasi.
"Dari tahun 2020 hingga 2024, setidaknya Kepolisian RI mengeluarkan Rp1,93 triliun untuk pembelian kendaraan taktis dan kendaraan khusus dengan total 98 unit."
"Harga per unit dari masing-masing kendaraan taktis dan khusus ini ada dalam rentang Rp3 miliar hingga Rp75 miliar," demikian dikutip dari laman ICW, Sabtu (30/8/2025).
Baca juga: Tampang Kompol Cosmas Kaju Gae, Pamen Brimob yang Diamankan setelah Lindas Driver Ojol Affan
Lalu, ada dua perusahaan yang kerap ikut dalam pengadaan rantis dan kendaraan khusus tersebut, yaitu PT Mayapada Auto Sempurna dan PT Anja Bangun Selaras.
Dikutip dari laman resminya, PT Mayapada Auto Sempurna merupakan perusahaan yang bergerak di otomotif dan berlokasi di Pekanbaru, Riau.
Perusahaan tersebut juga merupakan dealer resmi dari tiga merek mobil yakni Morris Garage, Ford, dan Mercedes-Benz.
Sementara, berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, PT Anja Bangun Selaras tidak diketahui bergerak di bidang apa.
Namun, perusahaan ini sempat muncul dalam kasus dugaan proyek fiktif pengadaan peralatan kantor di Kejaksaan Agung (Kejagung) senilai Rp250 miliar pada tahun lalu.
Rantis Brimob yang Lindas Affan Diduga Buatan Korsel
Kembali lagi terkait rantis, ICW, Trend Asia, dan KontraS, menduga rantis Brimob yang melindas Affan diimpor dari Korea Selatan (Korsel). Adapun perusahaannya bernama Daeji Precision and Industries Co Ltd (Daeji P&I).
"Kendaraan rantis milik Polri yang digunakan untuk membunuh rakyat dalam peristiwa 28 Agustus 2025 malam diduga diimpor dari Korea Selatan. Produsen rantis itu adalah Daeji Precision & Industri Co Ltd (Daeji P&I) dengan model Tambora," katanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.