Demo Tolak RUU KUHP dan KPK
Kapolri Jenguk Polisi Terluka di RS Polri Akibat Kerusuhan Unjuk Rasa
Mantan Kapolda Metro Jaya itu pun langsung masuk menuju Gedung Promoter tempat para polisi yang terluka tengah dirawat.
Penulis:
Vincentius Jyestha Candraditya
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjenguk jajarannya yang terluka saat mengawal kerusuhan aksi unjuk rasa di Gedung DPR, beberapa waktu lalu.
Pantauan Tribunnews.com, Tito bersama rombongannya tiba di RS Bhayangkara Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, sekira pukul 13.55 WIB, Rabu (2/10/2019).
Mantan Kapolda Metro Jaya itu pun langsung masuk menuju Gedung Promoter tempat para polisi yang terluka tengah dirawat.
Dalam lawatannya itu, Tito nampak berbincang dengan tujuh polisi yang masih dirawat intensif. Tujuh polisi itu diketahui berada di empat ruang rawat inap yang berbeda.
Kepada seorang anggota Brimob, jenderal bintang empat itu menanyakan dimana yang bersangkutan mendapat luka.
Baca: Diingatkan Faisal Amir Hati-Hati, Ini Respon Istana
"Luka di mana?" ujar Tito, di lokasi, Rabu (2/10/2019).
Anggota Brimob itu menjawab bahwa dirinya terkena lemparan batu dari massa aksi unjuk rasa.
Tito pun mendengarkan cerita dan penjelasan dari anggotanya. Fokusnya mantan Kapolda Papua itu terlihat dari pandangannya mata yang terus tertuju kepada anggotanya seraya sedikit mengeryitkan dahinya.
Di sisi lain, Kepala RS Bhayangkara Polri Kombes Pol Rusdianto mengatakan ada 14 anggota kepolisian yang sempat menjalani perawatan.
Empat diantaranya, kata dia, harus menjalani operasi di bagian wajah. Pasalnya, keempat orang itu terkena lemparan batu di bagian tersebut saat mengamankan aksi unjuk rasa.
"Hidungnya patah, ada yang mengalami bengkak di bibir, dan ada juga yang lepas rahangnya, itu kami perbaiki. Macam-macam jenisnya (luka). Ada yang kena lemparan batu," kata Rusdianto.