TNI Disarankan Optimalkan Peran dan Pendekatan Teritorial di Papua

“Sejak awal 1960-an, TNI sudah berperan untuk mengintegrasikan Papua dalam NKRI, agar semboyan ‘Dari Sabang sampai Merauke’ benar-benar terwujud

TNI Disarankan Optimalkan Peran dan Pendekatan Teritorial di Papua
Tribunnews/JEPRIMA
Sejumlah warga saat menghadiri perayaan HUT ke-74 TNI di Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019). Mereka hadir untuk dapat menyaksikan secara langsung parade alutsista TNI dan dapat berfoto dengan alutsista TNI. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika Taufan Hunneman mengatakan, hari ulang tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun ini, situasi Tanah Air sedikit muram, khususnya di tanah Papua, mengingat Papua memiliki catatan khusus bagi TNI.

“Sejak awal 1960-an, TNI sudah berperan untuk mengintegrasikan Papua dalam NKRI, agar semboyan ‘Dari Sabang sampai Merauke’ benar-benar terwujud, sesuai dengan angan-angan Presiden Soekarno saat itu,” ujarnya melalui pesan tertulis, Sabtu (5/10/2019).

Sehingga ketika situasi sosial di Papua sedang kurang kondusif, ia menilai TNI tetap bisa berkontribusi dalam memperkuat kembali kohesi sosial, dengan cara mengedepankan operasi teritorial (opster).

“Begitu beratnya situasi di Papua saat ini seolah menghapus jejak kegemilangan TNI di masa lalu terkait implementasi opster. Prinsip opster adalah bagaimana memenangkan hati dan pikiran rakyat, dalam hal ini rakyat Papua,” katanya.

Saat ini, publik sangat memahami aksi kerusuhan yang berlarut-larut di Papua merupakan respons atas serangkaian peristiwa sebelumnya. Pada titik inilah TNI bisa mengaktualisasikan doktrin opster, yang menjadi brand TNI selama ini, termasuk ketika bertugas di luar negeri.

“Kita pernah mendengar satuan-satuan legendaris di bawah Divisi (Kodam) Siliwangi, yang selalu bisa melebur dengan rakyat setempat. Kemampuan melebur seperti itu, memang tipikal kompetensi TNI, berdasarkan pengalaman panjang dan internalisasi doktrin (opster) sesuai dengan karakteristik bangsa kita, yakni soal keberagaman,” bebernya.

Ia juga meyakini sumber daya TNI juga mendukung untuk menjalankan berbagai penugasan terkait opster, khususnya di masa damai. Misalnya dalam membangun infrastruktur di tanah Papua, ada satuan zeni (Angkatan Darat) yang memiliki kompetensi, baik dari segi SDM maupun peralatan (berat).

Penulis: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved