ICW: Salah Ketik di Draf RUU KPK Bukti Pembahasan Tidak Cermat

ICW menganggap hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa UU KPK versi revisi bermasalah sejak awal dibahas.

ICW: Salah Ketik di Draf RUU KPK Bukti Pembahasan Tidak Cermat
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) memandang kesalahan pengetikan alias typo yang terjadi dalam draf revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) sebagai bukti proses pembahasan yang dilakukan secara tidak cermat.

ICW menganggap hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa UU KPK versi revisi bermasalah sejak awal dibahas.

“Terbukti dari proses formil tidak masuk Prolegnas Prioritas 2019 dan pengesahan tidak memenuhi kuorum anggota DPR RI, substansi bermasalah, KPK tidak pernah dilibatkan dan abai dalam penulisan,” ujar Peneliti ICW Kurnia Ramadhana ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (7/10/2019).

Kesalahan pengetikan dalam draf revisi tersebut salah satunya terjadi pada Pasal 29.

Aturan tersebut menyatakan syarat usia pimpinan KPK minimal 50 tahun yang tertulis dalam angka.

Baca: Bali United Siap Arungi Laga Panjang di Luar Bali kata Stefano Cugurra

Baca: 12 Orang Jadi Tersangka Kasus Grup WA Pelajar STM/SMK, Polri: Tak Ada yang Ditahan

Baca: Tengok Diary Kecil Kehamilan Irish Bella, Tendangan Pertama dan Ammar Zoni Ajak Bicara Buah Hati

Akan tetapi, dalam kalimat penjelasan yang ditulis dengan format dalam kurung, justru tertulis ‘empat puluh’.

Kesalahan ketik tersebut berdampak pada salah seorang pimpinan KPK terpilih jilid V Nurul Ghufron yang berusia 45 tahun.

Keabsahan terpilihnya Nurul Ghufron menjadi pertanyaan banyak pihak lantaran menabrak regulasi yang diatur dalam UU KPK versi revisi.

Kurnia berpendapat, kesalahan pengetikan ini menimbulkan multitafsir.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved