Minggu, 31 Mei 2026

Ketika Megawati Singgung Perannya Dalam Pemilihan Ketua MPR RI

Megawati Soekarnoputri, bersyukur pemilihan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024 berjalan damai.

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo didamping Wakil MPR RI Ahmad Basara, Ahmad Muzani, Fadel Muhammad, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Arsul Sani, Syarief Hasan dan Jazilul Fawaid saat berkunjung kekediaman Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri di Kawasan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019). Pada pertemuan tersebut selain memberikan undangan pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden para pimpinan MPR ingin mendengarkan pandangan Megawati mengenai wacana amandemen UUD 1945 terkait Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Tribunnews/Jeprima 

Menurut Syarief undangan pelantikan presiden telah disampaikan kepada sejumlah pihak.

MPR memprioritaskan undangan pada mantan presiden dan wakil presiden.

"Serta sejumlah tamu negara yang diutamakan," katanya.

Siapkan pantun

 Ketua MPR Bambang Soesatyo mengaku sudah menyiapkan pantun untuk acara pelantikan presiden dan wakil presiden.

Diketahui, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019.

Selaku Ketua MPR, Bambang Soesatyo akan memimpin langsung jalannya pelantikan tersebut.

Ditemui Tribunnews.com di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu(9/10/2019), pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut mengaku telah menyiapkan pantun yang akan dibacanya saat memberikan sambutannya dalam acara pelantikan.

Baca: Pamer Keromantisan, Hotman Paris Akui Tinggalkan Sidang demi Nikita Mirzani: Enggak Ada Bau Tak Enak

Pria yang sempat menjabat sebagai Ketua DPR RI ini diketahui sering melontrakan pantun pada awal sambutannya ketika memimpin sidang Paripurna DPR.

"Saya belum tahu, dinamika pelantikan nanti. Soal pantun, saya kan sering corat-coret he-he. Spontan saja buatnya. Kadang-kadang ada saja. Lagi corat-coret, bikin pantun," kata Bamsoet.

Ia juga bercerita, spontanitas membuat pantun kerap dikerjakannya saat melihat situsi sebuah acara.

Ia mencontohkan bagaimana teks isi sambutannya kerap berubah.

Baca: Lionel Messi: Jika Neymar Tak ke Barcelona di Bursa Transfer Ini, Dia Bakal ke Real Madrid

"Kalaupun sudah malam bikinnya, tiba-tiba berubah, itu juga ada. Kan sering apa yang di-fotocopy dibagikan dan yang saya bacakan beda. Jadi spontan saja," ucapnya.

Politikus Partai Golkar tersebut pun siap memberikan kejutan pantun dalam acara pelantikan presiden dan wakil presiden.

"Kalau pantun kan gampang. A-A-A-A, B-B-B-B, A-B-A-B. Tinggal cari konteks," tambahnya.

Baca: PSSI Umumkan Harga Tiket Laga Timnas Indonesia Kontra Vietnam di Bali

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved