Minggu, 31 Mei 2026

Tidak Mudah Bagi Gerindra Putuskan Masuk ke Dalam Pemerintahan

Sufmi Dasco Ahmad mengatakan tidak mudah bagi partainya untuk memutuskan bergabung dalam koalisi pemerintah.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Wakil Ketua DPR RI Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan tidak mudah bagi partainya untuk memutuskan bergabung dalam koalisi pemerintah.

Oleh karena itu, ketua umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto akan meminta pendapat para kader Gerindra dalam Rakornas 17 Oktober mendatang.

Baca: Gerindra Masih Pertimbangkan Sejumlah Kader yang Akan Ditempatkan di AKD DPR

Baca: Aksi Tak Sopan Arteria Dahlan ke Emil Salim Dikecam Warganet, Politikus Andi Arief Angkat Bicara

"Tidak mudah juga bagi Gerindra untuk menyatakan kita masuk ke dalam pemerintahan, kita memang harus merasionalisasikan kepada para kader kepada anggota dewan pembina seandainya kami masuk rasionalisasinya seperti apa," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Selain itu menurut Dasco, tidak mudah menentukan sikap politik Gerindra ke depan, karena keinginan kader untuk berada dalam pemerintahan dan berada diluar pemerintahan sama besarnya.

"Ini pendapat berimbang," katanya.

Dasco mengatakan bahwa meski diberi kewenangan untuk menentukan sikap politik, Prabowo akan meminta pendapat kadernya.

Hal itu untuk menjaga soliditas partai. Selain itu Prabowo juga akan meminta pendapat partai-partai koalisinya saat Pemilu 2019 lalu.

"Kita akan meminta pendapat serta berbicara di internal karena soliditas internal sangat perlu untuk mendukung baik kita di dalam maupun di luar," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved