Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Jelaskan Alasan Tidak Hadir ke Rumah Megawati

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat buka suara mengenai ketidakhadirannya di kediaman Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Jelaskan Alasan Tidak Hadir ke Rumah Megawati
Istimewa/dokumentasi pribadi
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat buka suara mengenai ketidakhadirannya di kediaman Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

Pasalnya, pada waktu yang bersamaan ia menghadiri acara pembukaan International Forum for The Advancement of Culture (IFAC) atas permintaan Ketua MPR Bambang Soesatyo.

“Beberapa hari lalu, Pak Bambang sudah minta kepada saya untuk menghadiri pembukaan acara yang berlangsung hari Kamis, 10 Oktober pukul 16.00 di Hotel Fairmont,” kata Rerie, panggilan akrab Lestari Moerdijat di Double Tree Hotel, Jakarta, Kamis (10/10/2019) malam.

“Saya memang diminta mewakili beliau (Bambang Soesatyo). Selain mewakili, saya juga diminta membuka dan memberikan sambutan,” ungkap Rerie.

Rerie menjelaskan, acara itu sudah diagendakan sebelumnya.

“Kebetulan latar belakang pendidikan saya sebagai arkeolog - dan saya memiliki perhatian khusus terhadap hal-hal seperti ini - jadi memang pas juga kalau Pak Bambang meminta saya yang mewakili,” ujar Rerie.

Baca: Siapkan Payung, BMKG Prakirakan Hujan Lokal akan Guyur Sebagian Jakarta

Baca: Fakta Abu Rara Pelaku Penusukan Wiranto, Pernah Dipenjara Karna Larikan Anak Gadis Orang

Selesai dari sana, Rerie langsung menghadiri acara Pink Ribbon Gala Charity Dinner dalam rangka bulan kanker payudara.

Sebagai penyintas kanker payudara, Rerie mengatakan dirinya diminta oleh Yayasan Kanker Payudara Indonesia untuk mengisi acara di forum ini.

Sebagaimana diberitakan, pimpinan MPR, kecuali Lestari Moerdijat, Kamis sore (10/10/2019) berkunjung ke rumah mantan Presiden RI Megawati guna memberikan undangan dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden hari Minggu, 20 Oktober mendatang.

Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved