Hadir di Haul KH Wahab Hasbullah, Wakil Ketua MPR Singgung Rekonsolisasi Jokowi-Prabowo

Wakil Ketua MPR Arsul Sani menghadiri Haul KH Wahab Hasbullah yang digelar di Jalan Kramat Lontar Jakarta Pusat, pada Sabtu (12/10/2019) malam.

Hadir di Haul KH Wahab Hasbullah, Wakil Ketua MPR Singgung Rekonsolisasi Jokowi-Prabowo
Taufik Ismail
Arsul Sani. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Arsul Sani menghadiri Haul KH Wahab Hasbullah yang digelar di Jalan Kramat Lontar Jakarta Pusat, pada Sabtu (12/10/2019) malam.

Dalam kesempatan itu selain hadir keluarga almarhum KH Wahab Hasbullah, juga hadir beberapa anggota DPR seperti Arwani Thomafi, Achmad Baidhowi, dan Saifullah Tamliha.

Arsul meminta Haul KH Wahab Hasbullah yang merupakan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama dan pahlawan nasional bisa menjadi mementum untuk penguatan rasa mencintai Tanah Air.

Baca: Tol Pandaan-Malang Seksi V Siap Digunakan Saat Libur Nataru

Baca: Menteri Luhut: Kasus Penusukan Wiranto Jangan Dibesar-besarkan Lagi

Baca: Liburan ke China, Ini Daftar 7 Tiket Murah ke China Rute Jakarta-Shanghai

Kata dia, seluruh masyarakat Indonesia diminta untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi.

“MPR RI pekan depan Insya Allah akan melantik Presiden dan Wakil Presiden terpilih yaitu Ir. H. Joko Widodo dan Prof. KH. Ma'ruf Amin. Semoga nanti acaranya berjalan dengan lancar sehingga menjadi ajang forum silaturahmi, forum bersatunya berbagai elemen masyarakat,” kata Arsul.

Ia meminta proses Pemilu 2019 yang telah berlangsung begitu sengit, tidak membuat bangsa terpecah belah.

Apalagi saat ini Jokowi dan Prabowo Subianto yang dulu berkompetisi telah memperlihatkan sebagai pemimpin yang berjiwa besar dengan saling bersilaturahmi.

“Kemarin Presiden Jokowi dan Bapak Prabowo telah bertemu dan bersilaturahim, maka kalau masih ada yang belum move on dari Pilpres, masih terus nyinyir masih terus menghina ini tandanya masih ada yang sakit dalam jiwa yang bersangkutan,” ujar dia.

Arsul juga menyinggung keberhasilan Fraksi PPP di DPR RI yang berhasil berjuang dengan dengan disahkannya RUU Pondok Pesantren menjadi UU Pesantren.

UU ini membuat membuat kehadiran negara lebih baik dalam memperhatikan lembaga pesantren, seimbang dengan lembaga pendidikan umum.

“Yang paling penting setelah disahkannya UU Pesantren adalah bagaimana seluruh Anggota DPR dari partai manapun yang merupakan kader NU harus mengawal implementasi dari UU tersebut agar tidak sekedar hanya kata-kata di atas kertas,” kata Arsul.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved