Menkopolhukam Wiranto Diserang

Ma'ruf Amin: Penanganan Radikalisme dan Terorisme Harus Dilakukan Secara Kultural dan Struktural

Wakil Presiden terpilih Maruf Amin mengatakan penanganan radikalisme, terorisme, dan sikap intoleran harus dilakukan secara intensif.

Ma'ruf Amin: Penanganan Radikalisme dan Terorisme Harus Dilakukan Secara Kultural dan Struktural
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin di Kantor MUI pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden terpilih Maruf Amin mengatakan penanganan radikalisme, terorisme, dan sikap intoleran harus dilakukan secara intensif.

Penanganannya pun menurutnya tidak cukup secara struktural saja.

"Ya kita ingin menanganinya supaya lebih intensif. Masalah terorisme, radikalisme, intoleran terus ditangani baik struktural maupun kultural," ujar Ma'ruf di RSPAD Gatot Subroto, Minggu, (13/10/2019).

Secara kultural, penanganan kelompok-kelompok tersebut harus melibatkan lembaga dan Ormas-ormas Islam.

Baca: Kronologi Kecelakaan yang Libatkan Rombongan Pengantin di Aceh Utara

Baca: Ketua BPD Gerindra Ingatkan Kader Soal Janji Kampanye

Baca: Kolonel Hendi: Saya Prajurit yang Setia

Mulai dari Majelis Ulama Indonesia, Nahdatlul Ulama, hingga Muhammadiyah.

"Deradikalisasi tidak hanya di hilir, tapi dari hulu pencegahannya," katanya.

Penanganan paham dan kelompok-kelompok tersebut juga menurut Maruf Amin tidak bisa dilakukan dengan cara represif.

Karena yang terpenting saat ini adalah mengembalikan arah pemahaman yang tadinya radikal menjadi tidak radikal dan yang tadinya intoleran menjadi toleran.

"Jadi lebih intensif nanti kedepannya, tapi dengan cara yang soft, sehingga tidak represif tapi pendekatan yang soft untuk menangkal dan mengembalikan mereka yang terpapar," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved