Menristekdikti Targetkan IPB dan Unair Masuk Daftar Kampus Terbaik Dunia

Saat ini sudah ada tiga PTN dari Tanah Air yang masuk daftar 500 perguruan tinggi terbaik di dunia, yaitu UI, ITB dan UGM

Menristekdikti Targetkan IPB dan Unair Masuk Daftar Kampus Terbaik Dunia
homekarir.com
UGM 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menargetkan bahwa dalam lima tahun ke depan akan ada lima perguruan tinggi negeri (PTN) Indonesia yang masuk kelas dunia. 

Saat ini sudah ada tiga PTN dari Tanah Air yang masuk daftar 500 perguruan tinggi terbaik di dunia, yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada

"Yang belum adalah menjadikan perguruan tinggi kelas dunia. Target kami lima, sekarang baru tiga,” ujar Nasir ketika dijumpai di Gedung Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta, Senin (14/10). 

Ia mengungkapkan, dua perguruan tinggi lagi yang ditargetkan masuk 500 besar dunia adalah Institut Pertanian Bogor dan Universitas Airlangga

Selain itu, ada juga perguruan tinggi lain yang terus didorong untuk nantinya bisa masuk peringkat dunia. Nasir menyebutkan contohnya yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Hasanuddin. "Itu yang didorong. Semua menuju ke sana (peringkat 500 besar dunia)," imbuhnya. 

Prodi berkualitas dunia 

Ia mengatakan, jika ditinjau dari segi bidang atau program studi (prodi), sudah ada perguruan tinggi Indonesia masuk peringkat dunia. Misalnya Prodi Pertanian dan Kehutanan di IPB yang berada di posisi ke-70 di dunia. Ada juga Prodi Kedokteran yang masuk peringkat ke-102 di dunia. 

"Kalau per subject sudah ada lima. Artinya kita sudah bagus. Tapi problemnya di kita adalah institusinya, ini yang belum," ujar Nasir. 

Baca: 9 Kuliner Dekat Kampus UGM dan UNY, Mahasiswa di Jogja Wajib Coba

Sehubungan dengan menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Menristekdikti yang tinggal dalam hitungan hari, ia telah membuat rencana strategis untuk periode tahun 2020 sampai 2024. 

Perencanaan itu sudah diajukan ke Presiden Joko Widodo, tetapi masih harus dibahas lebih lanjut untuk nantinya diputuskan dan dilaksanakan oleh Menristekdikti yang menjabat berikutnya. 

Halaman
12
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved