Syukuran Bareng ABJ, Sekjen PDIP Minta Relawan Tetap Kawal Jokowi-Maruf

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengucapkan terima kasih kepada komunitas relawan yang selama ini ikut bekerja keras menangkan Jokowi-Maruf.

Syukuran Bareng ABJ, Sekjen PDIP Minta Relawan Tetap Kawal Jokowi-Maruf
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto saat berdialog dengan Komisioner Komnas HAM tentang tindak lanjut kasus 27 Juli 1996 di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (26/7/2018). Dalam kunjungannya tersebut PDIP menyebutkan bahwa mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merupakan saksi dari kasus 27 Juli yang saat itu menjabat Kasdam Jaya. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengucapkan terima kasih kepada komunitas relawan yang selama ini ikut bekerja keras memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019.

Hasto pun berharap, dilantiknya Presiden Jokowi dan Wakil Presiden M'ruf Amin bukan berarti keterlibatan warga masyarakat itu selesai.

Namun justru makin dibutuhkan untuk mendukung terwujudnya janji-janji kampanye Jokowi-Ma'ruf demi Indonesia Raya.

Hal itu disampaikan Hasto saat menghadiri syukuran salah satu kelompok relawan, Arus Bawah Jokowi (ABJ) di Gado-gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019).

Baca: Rupiah Makin Menguat pada Posisi Rp 14.080 per Dolar AS

Baca: Calon Menteri Jokowi dari Milenial Bawa Angin Segar Sektor Ekonomi Digital?

Baca: Munculnya Nama Erick, Nadiem, dan Wishnutama Diprediksi akan Berefek kepada Sektor Ekonomi Digital

"Saya tahu perjuangan Komunitas Arus Bawah, termasuk menjadi salah satu pelopor gerakan door to door. Kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya. Bung Karno pernah bilang tak ada perjuangan yang sia-sia. Akan selalu bawa kebaikan jika dilaksanakan dengan baik," kata Hasto.

"Buat komunitas Arus Bawah, perjuangan anda semua luar biasa. Kita teruskan semuanya. Rakyat masih membutuhkan kita untuk datang, dan bersam-sama Jokowi-Maruf Amin memajukan Indonesia Raya," tambahnya.

Ia pun menambahkan, bicara soal filosofi warna baju putih yang kini sedang tren karena para calon menteri Jokowi yang memakainya.

Hasto pun mengatakan, baju putih memang untuk mereka yang mengawal presiden di istana.

Sementara ABJ, yang biasa memakai warna merah, dan PDIP yang biasa memakai merah dan hitam, memiliki makna lain.

Halaman
12
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved