Breaking News:

Didapuk Jadi Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid Akan Panggil Menteri Baru Termasuk Prabowo

Meutya Hafid didapuk menjadi Ketua Komisi I DPR RI yang membindangi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, dan intelijen.

Tribunnews.com/Rina Ayu
Meutya Hafid. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Golkar Meutya Hafid didapuk menjadi Ketua Komisi I DPR RI yang membindangi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, dan intelijen.

Usai pelantikan sebagai Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid mengatakan akan langsung bekerja.

Satu di antaranya memanggil menteri yang baru duduk dalam Kabinet Kerja Jilid II untuk mengetahui program kerja yang akan dilakukan.

"Tentu dari profil kementerian-kementerian yang jumlahnya juga banyak menteri-menteri baru yang merupakan mitra komisi I, kita akan coba panggil untuk mengetahui apa yang akan mereka lakukan, rencana-rencana apa ke depan yang akan dilakukan oleh Kementerian-kementerian yang cukup strategis di bawah Komisi I, termasuk tentu Kementerian pertahanan," ujar Meutya Hafid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Baca: Cerita Jokowi di Maluku: Warga Terobos Paspampres hingga I Love You Pak Jokowi

Selain memanggil Prabowo, Meutya Hafid juga akan memanggil Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.

"Kemkominfo saya rasa juga, karena menterinya baru, apakah ada terobosan-terobosan baru yang akan dilakukan oleh menterinya," katanya.

Baca: Setelah Menteri Jepang Mengundurkan Diri, Hari Ini 2 Menteri Lain Meminta Maaf

Setelah menteri baru, Meutya Hafid mengatakan akan memanggil menteri lama yang masih menjabat yakni Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Komisi I ingin mengetahui program lanjutan dan program baru Kementerian luar negeri selama lima tahun ke depan.

Baca: Niatan Kabur Dari Pondok Pesantren Berakhir Tragis, Siswi SMP Ini Dirudapaksa Dua Pemuda

"Menterinya sama, tapi semua rencananya, terutama yang paling strategis, akan kita panggil untuk melihat dan mendengarkan seperti apa rencana Kementerian-kementerian strategis terkait Komisi I yang akan mereka lakukan ke depan," katanya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved