Kabinet Jokowi

Jokowi Bocorkan Alasan Nadiem Makarim Minta Waktu 100 Hari Pasca-dilantik Jadi Mendikbud

Jokowi menjelaskan alasan Nadiem Makarim yang meminta waktu 100 hari pasca-dilantik menjadi Mendikbud.

Jokowi Bocorkan Alasan Nadiem Makarim Minta Waktu 100 Hari Pasca-dilantik Jadi Mendikbud
Screenshoot Youtube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Nadiem makarim terlihat nampak memakai baju adat Jawa Tengah, Beskap, dalam memimpin upacara Peringatan Sumpah Pemuda 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai ramainya pembicaraan Nadiem Makarim yang merupakan pendiri Gojek yang kini dilantik menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Jokowi menjelaskan alasan Nadiem Makarim yang meminta waktu 100 hari pasca-dilantik menjadi Mendikbud.

Dilansir oleh TribunWow.com, hal itu dikatakan Jokowi saat jumpa pers seperti dalam tayangan Kompas Siang, Sabtu (2/11/2019).

 Jadi Menteri, Nadiem Makarim dan Wishnutama Tinggalkan Jabatan CEO, Bagaimana dengan Johnny Plate?

 

Dijelaskan, meski Nadiem Makarim bukan sosok dari praktisi pendidikan, Jokowi menaruh keyakinan yang besar kepada Nadiem sebagai Mendikbud.

Jokowi yakin bahwa Nadiem Makarim bisa mengelola manajemen pendidikan yang besar dengan pengalamannya di bidang teknologi.

"Jadi beliau akan berbicara secara jelas setelah betul-betul lapangannya dia jadi kuasa," ujar Jokowi.

Setelahnya, Jokowi juga menjelaskan alasan Nadiem Makarim meminta waktu 100 hari pasca-dilantik sebagai seorang menteri.

Jokowi berujar, alasan Nadiem Makarim meminta waktu 100 hari yakni untuk merancang sejumlah persiapan terkait tugasnya sebagai Mendikbud.

"Mas menteri (Nadiem Makarim) minta 'Beri waktu saya pak 100 hari untuk menyiapkan dan merancang itu'," ungkap Jokowi.

 Singgung Nama Nadiem Makarim dan Wishnutama, Cak Imin: DPR akan Hadapi Tantangan Baru

Terkait itu lah, Jokowi menaruh keyakinan kepada Nadiem Makarim sebagai seorang Mendikbud di kabinetnya.

BACA ARTIKEL SELENGKAPNYA DI SINI >>>

Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved