BPIP Dorong Berdirinya Klinik Pancasila di Lembaga Pemasyarakatan

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Hariyono, mendorong berdirinya Klinik Pancasila di Lembaga Pemasyarakatan.

BPIP Dorong Berdirinya Klinik Pancasila di Lembaga Pemasyarakatan
Glery Lazuardi
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Hariyono, mendorong berdirinya Klinik Pancasila di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Menurut dia, sebelum BPIP berdiri sudah ada Klinik Pancasila.

Namun, keberadaannya tidak di semua Lapas.

"Kami melihat sudah ada Klinik Pancasila. Kenapa tidak kami ajak sinergi (Kementerian Hukum dan HAM,-red)?" kata dia, di Grand Ball Room Palm Hotel Courtyard Kawasan Pariwisata Lot Sw1, Nusa Dua Bali, pada Senin (4/11/2019).

Baca: Investor Luar Jajaki Investasi dengan Nara Hotel untuk Proyek di Kawasan Nusa Penida

Melalui Klinik Pancasila, dia mengajak warga binaan untuk melihat kembali peran warga negara Indonesia sebagai bangsa yang merdeka.

Dia menjelaskan sebagai warga negara harus mengambil roh Pancasila.

Untuk itu, dia ingin semua orang mengajak agar tidak melakukan kejahatan, seperti melakukan tindak korupsi, narkoba maupun tindak kriminal lain.

"Kembali kepada nilai Pancasila. Ketika (Indonesia,-red) sudah merdeka, kenapa merusak, mencuri bahkan merampok kekayaan negara. Kalau dulu anti penjajah ingin mengusir penjajah, karena penjajah mencuri merampok dan mengambil kekayaan," kata dia.

Baca: Informasi CPNS 2019: Daftar Instansi Siapkan Syarat dan Formasi Lengkap, Kejagung Sampai Kementan

Mengenai rencana pendirian Klinik Pancasila itu, dia mengungkapkan, sudah ada 12 lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia yang telah dikunjungi.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved