Polemik APBD DKI Jakarta

Abdurrahman Suhaimi: Jika Pak Anies Baswedan Tidak Penuhi Janjinya, Berarti TGUPP Tidak Bekerja

Abdurrahman Suhaimi mengatakan mengukur kinerja TGUPP dapat dilihat dari keberhasilan Gubernur dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin.

Abdurrahman Suhaimi: Jika Pak Anies Baswedan Tidak Penuhi Janjinya, Berarti TGUPP Tidak Bekerja
Danang Triatmojo
Wakil Ketua DPRD DKI fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi mengatakan mengukur kinerja Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dilihat dari keberhasilan Anies Baswedan selama memimpin.

Hal tersebut diungkapkan dalam acara 'Mata Najwa' yang diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (6/11/2019).

Suhaimi menjelaskan dengan adanya TGUPP, maka segala keperluannya dianggarkan dari APBD DKI Jakarta.

Hal tersebut agar masyarakat dapat ikut mengevaluasi.

Abdurrahman Suhaimi dalam Mata Najwa
Abdurrahman Suhaimi dalam acara Mata Najwa, Rabu (6/11/2019).

Suhaimi juga menjelaskan pendapatnya mengenai cara mengukur kinerja TGUPP.

Menurutnya, jika gubernur berhasil maka TGUPP berhasil.

Namun, jika gubernur tidak merealisasikan janji-janjinya maka TGUPP dinilai tidak bekerja.

"Pertama gini, TGUPP itu secara aturan kan tidak dilarang, artinya benar keberadaannya. Dan saya setuju jika TGUPP dianggarkan dari APBD, supaya masyarakat juga bisa mengevaluasi," terang Suhaimi.

"Ukuran kinerjanya apa? Kalau saya melihat ukurannya adalah Pak Gubernur."

"Karena ini melekat ke Pak Gubernur, kalau Pak Gubernur berhasil berarti TGUPP berhasil. Kalau Pak Gubernur tidak memenuhi janji-janjinya berarti TGUPP tidak bekerja. Itu ukurannya di situ."

Halaman
123
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved