Dewan Pengawas KPK

Presiden Harus Isi Dewan Pengawas Dengan Orang-orang yang Bisa Memperkuat KPK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) jangan memilih orang asal-asalan untuk mengisi Dewan Pengawas KPK.

Presiden Harus Isi Dewan Pengawas Dengan Orang-orang yang Bisa Memperkuat KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) jangan memilih orang asal-asalan untuk mengisi Dewan Pengawas KPK.

Anggota Komisi Pengawas PERADI Pusat, Kaspudin Nor, mengatakan, bila presiden mengisi Dewan Pengawas dengan orang asal-asalan akan berdampak terhadap pelemahan KPK.

Menurut mantan Komisioner Komisi Kejaksaan RI tersebut masyarakat tidak apriori dengan berpikiran Dewan Pengawas KPK hanya dewan yang basa-basi.

Karena itu, menurutnya Dewan Pengawas KPK harus bisa membantu KPK agar tetap berintegritas penuh.

Baca: Ketika Jokowi Tabur Bunga dan Berdoa di Makam BJ Habibie Hingga Ani Yudhoyono

"Integritas dalam pengertian bekerja sebagaimana latar historis pembentukannya dan ekspektasi publik yang sesungguhnya masih amat tinggi," kata Kaspudin Nor dalam keterangannya, Minggu (210/11/2019).

Lanjut dia,

KPK memang harus bermitra dengan semua lembaga penegakan hukum.

Tapi Dewan Pengawas juga harus terus-menerus mengingatkan KPK agar tidak tunduk apalagi kalah pada siapa pun yang ingin melemahkan institusi antirasuah tersebut.

"Dewan Pengawas harus menjadi garda terdepan untuk menjaga pihak-pihak yang ingin melemahkan KPK Baik pelemahan dari luar maupun dari dalam tubuh KPK sendiri," kata Kaspudin Nor.

Lanjut Kaspudin Nor, dalam menjalankan fungsinya para komisioner KPK tidak boleh membawa-bawa keberpihakan pada institusi dari mana mereka berasal.

Baca: Diisukan Jadi Oposisi, Nasdem: Bodoh Jika Kita Tinggalkan Jokowi

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved