Soal Sindiran Surya Paloh, Irma Suryani: Kalau Pancasilais Jangan Sinis

Apa yang dimaksud Surya Paloh melalui sindiran tersebut ialah jangan mengurusi dapur partai milik orang lain kalau tidak ingin dicampur

Soal Sindiran Surya Paloh, Irma Suryani: Kalau Pancasilais Jangan Sinis
Lusius Genik/Tribunnews.com
Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan safari politik yang dilakukan Surya Paloh bertujuan untuk membangun koalis 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP sekaligus petinggi partai NasDem Irma Suryani Chaniago meminta agar partai politik tidak sinis atas sindiran yang dilontarkan Surya Paloh soal partai pancasilais.

"Kalau merasa pancasilais jangan sinis. Pancasila tidak boleh sinis, kan gotong royong, jadi Kabinet itu harus gotong royong. Itu yang dilakukan Pak Jokowi," ujar Irma saat ditemui di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11/2019).

Menurutnya jika sebuah partai itu memang pancasilais, seharusnya tidak perlu sinis atas sindiran tersebut.

Pasalnya apa yang dilontarkan Surya Paloh tersebut tidak ditujukan kepada partai manapun.

"Maksudnya begini, untuk partai yang mengaku Pancasila seharusnya jangan sinis, karena itu tidak ditujukan kepada salah satu partai," ujarnya.

Baca: Isu Surya Paloh Ingin Bangun Poros Baru, Seharusnya Enggak Usah Ribut dengan Silaturahim

Baca: Kader Nasdem Usulkan Surya Paloh Maju Nyapres di 2024

Baca: Fahri Hamzah Dirikan Partai Gelora, Begini Tanggapan Petinggi Nasdem

Kemudian Irma menegaskan, apa yang dimaksud Surya Paloh melalui sindiran tersebut ialah jangan mengurusi dapur partai milik orang lain kalau tidak ingin dicampuri urusan partainya.

"Yang dimaksud oleh Pak Surya Paloh kita tidak pernah mau mencampuri dapur partai orang lain, tapi kita juga ingin agar partai-partai yang ada hari ini tidak juga mencampuri partai kita," kata Irma.

Sebaiknya, lanjut Irma, biasakan melakukan konfirmasi agar tidak tumbuh pandangan negatif tentang apa yang dilakukan NasDem.

"Jadi harusnya itu tabayyun komunikasi. Tanya, jangan souzon ataupun negatif thinking, tapi harus husnudzon, berpikiran baik," tandas Irma.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved