Anak Menkumham Yasonna Laoly Dua Kali Mangkir Dari Panggilan KPK

Anak Menkumham Yasonna Laoly, Yamitema T Laoly, dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anak Menkumham Yasonna Laoly Dua Kali Mangkir Dari Panggilan KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anak Menkumham Yasonna Laoly, Yamitema Trtajaya Laoly, dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Yamitema berdalih dirinya belum menerima surat panggilan sebagai saksi dari KPK.

Alasan itu sama seperti ketika Yamitema tidak datang ke gedung lembaga antirasuah pada Senin (11/11/2019) kemarin.

"KPK telah menerima surat dari saksi Yamitema T Laoly yang pada prinsipnya menyampaikan tidak dapat menghadiri pemeriksaan kemarin karena belum menerima surat yang dikirimkan KPK ke rumah di Medan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

Baca: Mahfud MD Diundang KPK untuk Beberkan Kasus Besar yang Pernah Dilaporkan Jokowi

Selanjutnya, tim penyidik KPK kembali menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap putra Yasonna Laoly tersebut, Senin (18/11/2019).

"Sebelumnya, KPK telah menyampaikan surat panggilan sesuai alamat yang tertera di data Adminduk (administrasi kependudukan)," kata Febri.

Seharusnya, bos PT Kani Jaya Sentosa itu diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Kadis PUPR nonaktif Kota Medan, Isa Ansyari.

Baca: Suap Dana Perimbangan Arfak, KPK Periksa Tenaga Ahli Fraksi PAN DPR Suherlan

Selain Isa, dalam kasus dugaan suap proyek dan jabatan di lingkungan pemerintahan Kota Medan tahun anggaran 2019, KPK menjerat Wali Kota Medan nonaktif Tengku Dzulmi Eldin.

Komisi antikorupsi juga menetapkan Kepala Bagian Protokoler Pemerintah Kota Medan Syamsul Fitri Siregar sebagai tersangka.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved