Kuasa Hukum Minta Nyoman Dhamantra Segera Disidang

Dia menghormati putusan hakim tunggal itu. Dia menilai putusan itu bersifat final untuk menguji formalitas penetapan seseorang menjadi tersangka.

Kuasa Hukum Minta Nyoman Dhamantra Segera Disidang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Anggota DPR RI I Nyoman Dhamantra mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/8/2019). KPK menahan enam orang tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus dugaan pengurusan kuota dan izin impor bawang putih tahun 2019 dengan barang bukti uang 50 ribu dolar Amerika serta bukti transfer sebesar Rp2,1 miliar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penasihat hukum I Nyoman Dhamantra, Fahmi Bachmid, meminta pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyidangkan kliennya atas dugaan kasus suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019.

Menurut dia, tidak ada alasan untuk menunda proses persidangan kliennya. Apalagi, kata dia, hakim tunggal praperadilan pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan.

"Kami meminta (perkara,-red) dilimpahkan ke pengadilan. Itu hak tersangka segera mendapatkan kepastian hukum," kata Fahmi, setelah persidangan di PN Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Dia menghormati putusan hakim tunggal itu. Dia menilai putusan itu bersifat final untuk menguji formalitas penetapan seseorang menjadi tersangka.

Baca: Wali Kota Dumai Zulkifli AS Dicekal KPK ke Luar Negeri

Sehingga, setelah putusan tersebut, dia meminta, agar pihak KPK segera memproses berkas perkara ke persidangan.

"Harapan mohon dilimpahkan ke pengadilan supaya fakta dan kebenaran terungkap sehingga memberi rasa keadilan. Segera dilimpahkan supaya ada kepastian tentang permasalahan," tambahnya.

Sebelumnya, gugatan praperadilan atas penetapan status tersangka mantan anggota Komisi VI DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Dhamantra, ditolak hakim tunggal pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Sidang pembacaan putusan praperadilan tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019 itu digelar di ruang sidang di PN Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Baca: KPK Cecar Mantan Wakil Bupati Lampung Utara Soal Pencalonan Mustafa Dalam Pilgub Lampung

"Dalam eksepsi, menolak seluruhnya. Dalam perkara, menolak permohonan yang diajukan oleh pemohon untuk seluruhnya," tutur Hakim Tunggal Krisnugroho, saat membacakan putusan praperadilan di PN Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Pada pertimbangannya, hakim tunggal Krisnugroho menilai penetapan tersangka yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Nyoman sudah sesuai aturan.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved