Surya Paloh Minta Izin Gelar Konvensi 2022 Pada Jokowi dan Megawati

Alasan, guna membuka dan memberikan kesempatan bagi potensial anak negeri untuk menjadi pemimpin

Surya Paloh Minta Izin Gelar Konvensi 2022 Pada Jokowi dan Megawati
Fotografer Istana Kepresidenan/Agus Suparto
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di sela HUT ke-8 partai NasDem yang diselenggarakan di Arena Kongres JI Expo Kemayoran, Jakarta, Senin (11/11/2019) 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum partai NasDem Surya Paloh meminta izin kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menggelar konvensi calon presiden pada 2022 mendatang atau dua tahun jelang pemilu 2024.

Alasan, guna membuka dan memberikan kesempatan bagi potensial anak negeri untuk menjadi pemimpin.

Baca: Senyum Megawati dan Lirikannya ke Jokowi Saat Surya Paloh Ungkapkan Rasa Sayangnya

"Di hadapan tokoh bangsa ini saya mengatakan waktunya bagi kami (NasDem) untuk mengambil sikap inisiatif untuk membuka dan memberikan ruang kesempatan pada seluruh potensial anak negeri untuk menuntut batas patut menjadi pemimpin negeri ini" ungkap Surya Paloh di Arena Kongres JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

"Dua tahun menjelang tahun 2024 kita akan lakukan dengan sungguh hati, dengan penuh kebajikan dan kejujuran untuk memilih salah satu yang terbaik melalui proses konvensi calon presiden," tambahnya.

Menurutnya, alangkah bersyukurnya bisa menjadi bangsa Indonesia dimana setiap orang boleh mendapatkan kesempatan untuk tampil menjadi pemimpin.

"Betapa bersyukurnya kita bisa hadir menarik nafas di tengah-tengah kehidupan bangsa yang tetap memberikan kesempatan bagi semua anak negeri untuk tampil menjadi pemimpin-pemimpin," kata Surya Paloh.

Kemudian atas diselenggarakannya konvensi capres 2022 mendatang, Surya Paloh menampik isu kedekatan NasDem dengan sejumlah tokoh seperti Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.

Baca: Sindir Soal Surya Paloh dan Sohibul Iman Berpelukan, Jokowi : Itu Candaan, Enggak Serius

"Jadi kalau ada yang mengatakan Nasdem berpihak pada si bung Anies, salah itu, kalau ada juga yang bilang berpihak pada Ridwan Kamil salah juga itu," ujarnya.

Menurutnya, konvensi capres ini ialah media bagi NasDem untuk mendapatkan pemimpin baik dan hebat sehingga sampai saat ini belum ada keputusan final terkait siapa kelak yang akan diusung partai berlambang biru tersebut.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved