Sabtu, 30 Agustus 2025

Bom di Mapolrestabes Medan

Pelaku Bom Medan Kenakan Jaket Ojek Online, Kemenhub Segera Panggil Aplikator

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan hal tersebut merespons terjadinya bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019).

Penulis: Chaerul Umam
Ist
Foto terduga pelaku bom bunuh diri Mapolresta Medan sebelum bom meledak 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan akan memnaggil pihak aplikator penyedia jasa layanan ojek online.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan hal tersebut merespons terjadinya bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019).

Ledakan berasal dari bom bunuh diri yang mengenakan atribut ojek online.

Saat ini, atribut ojek online dapat dibeli dan dijual secara bebas di luar perusahaan aplikasi yang menyediakan atribut tersebut.

"Kalau menilik yang terjadi maka Kementerian Perhubungan akan memanggil para aplikator untuk tingkatkan kewaspadaan. satu tentu mengevaluasi yang bersangkutan," ujar Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

"Nanti kan dievaluasi. walaupun dia pakai atribut kan ada cara itu dapatkan jaketnya gimana. Jadi tetap untuk self correction. Ini saya di Kemenhub dalam proses untuk keselamatan," imbuhnya.

Menhub Budi juga meminta para aplikator memperbaiki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam sistem rekrutmen mitra ojek online.

Hal itu sekaligus memantau kegiatan para pengendara ojek online.

"Apikator juga harus melakukan pemantauan terhadap anggotanya membernya yang aktf, karena biasanya kalau ada orang pihak yang berkegiatan kayak gitu dia ada kelainan, karenanya kami akan panggil aplkiktor dan evaluasi. Mereka kami minta bikin SOP yang ketat," ujar Menhub Budi.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan