Polemik APBD DKI Jakarta

Anggota DPRD F-PKS Arifin Sindir Anies soal Kasus Anggaran: Tak Gaduh Waktu Masih Ada Sandiaga Uno

Anggota DPRD F-PKS Arifin sindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebut kosongnya kursi Wagub DKI sebagai sumber permasalahan polemik anggaran

Anggota DPRD F-PKS Arifin Sindir Anies soal Kasus Anggaran: Tak Gaduh Waktu Masih Ada Sandiaga Uno
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/Gita Irawan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai memberi sambutan dalam acara Rapat Kordinasi Nasional Partai Keadilan Sejahtera 2019 (Rakornas PKS) memberi keterangan kepada awak media, Kamis (14/11/2019 di Hotel Bidakara Jakarta, Tribunnews.com/Gita Irawan 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota DPRD DKI Fraksi PKS M Arifin menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal polemik APBD DKI Jakarta 2020.

Ia menyindir kekosongan kursi wakil gubernur adalah penyebab munculnya data-data kejanggalan anggaran seperti lem Aibon Rp 82 miliar.

Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal Youtube tvOneNews, Jumat (15/11/2019), Arifin menjelaskan waktu kursi Wakil Gubernur masih diisi oleh Sandiaga Uno tidak ada keributan soal anggaran.

"Waktu masih ada Pak Sandiaga Uno enggak ada kegaduhan seperti ini," jelas Arifin.

Arifin mengatakan saat Sandiaga Uno masih mengisi kursi wakil gubernur DKI, semua proses berjalan lancar.

Termasuk proses penganggaran di DKI Jakarta.

"Semua berjalan lancar," jelas Arifin.

"Proses anggaran berjalan dengan baik," tambahnya.

Arifin kemudian mengatakan pada periode yang lalu, Jakarta mendapat penilaian yang baik dari BPK.

Ia mengatakan DKI mendapat peniliaian wajar tanpa pengecualian dari BPK

BACA SELENGKAPNYA >>>>

Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved