Ahok Masuk BUMN

Pro Kontra Jadi Bos BUMN, Berikut Prestasi dan Kontroversi Ahok

Pro kontra menjadi bos di BUMN, berikut prestasi dan kontroversi dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pro Kontra Jadi Bos BUMN, Berikut Prestasi dan Kontroversi Ahok
Twitter/imascorgan
Gambar ilustrasi Ahok bersih-bersih BUMN karya Permaswari Wardani 

Dikutip dari Kompas.com, pada 2019 Ahok diberikan penghargaan Rooseeno Award IX-2019, Ahok dinilai memiliki etos kerja dan berintegritas tinggi.

Sementara prestasinya Ahok dalam pembenahan banjir, ia berhasil melakukan normalisasi Sungai Ciliwung, Kali Sunter, Waduk Rawa Badung, dan Waduk kebon Melati.

Dalam penataan ruang Ahok juga telah menata kawasan Kalijodo yang sebelumnya merupakan tempat prostitusi disulap menjadi taman publik, menata kawasan pasar ikan, Kampung Pulo dan Bukit Duri.

Semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta Ahok juga banyak merelokasi warga ke rumah susun.

Kebijakan Ahok lainnya yang juga menjadi prestasi yakni banyaknya perusahaan yang mau membantu pembangunan di Ibu Kota menggunakan dana corporate social responsibility (CSR).

Kontroversi

Meski memiliki banyak prestasi, namun tak jarang kebijakan Ahok juga kental akan konflik dan memicu kontroversi.

Dikutip dari https://id.wikipedia.org/ Ahok sempat terlibat dalam masalah pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

BPK menilai pembelian lahan tersebut telah merugikan keuangan negara hingga Rp 191 miliar.

Sehingga memunculkan dugaan adanya tindak korupsi.

Halaman
1234
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved