Breaking News:

Mahfud MD Bicara soal Veronica Koman, Dia Disebut Pelajar WNI yang Ingkar Janji

Sebab, dia merupakan pelajar dan WNI yang mendapat beasiswa di Tanah Air, namun dianggap Mahfud, menolak untuk pulang

ABC Australia
Aktivis Papua Victor Yeimo bersama pengacara Veronica Koman di gedung PBB di Jenewa. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengacara sekaligus aktivis HAM Veronica Koman telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan provokasi dan penyebaran informasi bohong terkait insiden yang terjadi di asrama Papua beberapa bulan lalu.

Dia pun masuk ke dalam Daftar pencarian Orang (DPO) yang diterbitkan oleh Polda Jawa Timur.

Baca: Jadi DPO Polri dan Tampil di TV, Veronica Koman: Orangtua Saya 2 Kali Menangis Minta Saya Berhenti

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menilai Veronica Koman sebagai Warga Negara Indonesia yang ingkar janji.

Sebab, dia merupakan pelajar dan WNI yang mendapat beasiswa di Tanah Air, namun dianggap Mahfud, menolak untuk pulang.

"Veronica Koman itu warga negara Indonesia yang mendapat beasiswa untuk belajar ke Australia, dan mengingkari janji untuk kembali ke Indonesia sebagai penerima ikatan beasiswa," kata Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Selasa (19/11/2019).

Saat ini banyak desakan agar pemerintah mencabut kasus hukum yang menjerat Veronica Koman.

Salah satu desakan juga datang dari Komisaris Tinggi PBB untuk HAM (OHCHR).

Sebab, Veronica kini berstatus tersangka kasus dugaan penyebaran hoaks dan konten provokatif atas penyerangan asrama Mahasiswa Papua beberapa waktu lalu.

Menurut Mahfud MD, pihaknya telah menjelaskan perihal Veronica Koman kepada Pemerintah Australia.

Saat ini, Veronica Koman memang masih melakukan studi S2-nya di Australia.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved