Pasca Ahok dan Chandra Hamzah, Kini Sandiaga Uno Dikabarkan Jadi Bos BUMN
Setelah Ahok dan Chandra Hamzah, kini nama Sandiaga Uno santer dikabarkan masuk BUMN.
TRIBUNNEWS.COM - Setelah Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dan mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah, kini nama Sandiaga Uno dikabarkan masuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Sandiaga santer terdengar akan menjadi satu diantara pemimpin BUMN pada awal Desember 2019 nanti.
Terkait hal tersebut, tidak ada bantahan dari pihak istana.
Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman hanya mengatakan perihal Sandiaga Uno dapat ditanyakan lagsung kepada Menteri BUMN Erick Tohir.
"Lebih baik ditanyakan langsung ke Pak Erick Thohir," ujar Fadjroel.
Menurut Fadjroel, Presiden Jokowi telah menyampaikan apa saja yang harus dilakuan oleh Erick Thohir.
Yakni Jokowi meminta Erick untuk dapat membangun BUMN.
Ia juga mengatakan agar Menteri BUMN selalu mengingat terkait visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden.
"Yang dilakukan oleh Menteri BUMN yaitu bahwa visi misi BUMN itu adalah visi misi dari Presiden dan wakil presiden," ujar Fadjroel yang dilansir dari kanal YouTube Kompas TV (19/11/2019).
Ia juga menambahkan terkait dengan semua urusan BUMN harus dapat diselesaikan oleh Kementrian BUMN.
Sebelumnya, saat dimintai keterangan terkait Ahok menjadi bos BUMN Erick mengatakan BUMN tengah membutuhkan figur-figur pendobrak.
Banyaknya jumlah perusahaan dan pendapatan yang besar di BUMN, membuat Erick membutuhkan banyak figur-figur pendobrak untuk membantu membangun BUMN.
Banyaknya perusahaan di BUMN membuat Erick membutuhkan figur tersebut demi membangun BUMN lebih baik.
"Saya rasa di BUMN dengan 142 perusahaan kita perlu figur-figur yang bisa menjadi pendobrak, ya ki ta harapkan ada perwakilan yang punya rekam jejak pendobrak," ujar Erick.
Erick juga berharap nantinya perwakilan ini dapat mempercepat hal-hal yang telah diarahkan yaitu bagaimana menekan daripada energi, serta membuka lapangan kerja dengan cara berpartner.
Lalu apakah Sandi termasuk dalam figur pendobrak yang dicari oleh Erick?
Berikut sepak terjang karir Sandiaga Uno yang telah dirangkum Tribunnews.com:
Sandiaga dikenal sebagai pengusaha muda dengan berbagai bisnisnya.
Sandi mengawali karirnya sejak tahun 1990.
Pada 1997 Sandiaga Uno mendirikan PT Recapital Advisors yakni perusahaan penasihat keuangan.
Lalu ia juga menidirikan PT Saratoga Investama Sedaya yakni perusahaan investasi.
Hingga pada 2009 terdapat 12 perusahaan yang sudah diambil alih oleh PT Saratoga.
Berkat kesuksesannya di dunia usaha, pada 2005-2008 Sandi dinobatkan sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Sandi juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sejak 2004.
Kesuksesan Sandi membuatnya masuk dalam jajaran orang terkaya versi majalah Asia Globe pada 2007 dan versi majalah forbes pada 2009.
Namun, nama Sandi mulai dikenal masyarakat luas pasca ia menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017.
Ia mendampingi Anies Baswedan yang maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Namun pada 2018 Sandi mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Pengunduran diri ini terkait dengan pencalonannya sebagai Wakil Presiden pada Pemilihan Umum Presiden Indonesia pada 2019.
Ia mendampingi Prabowo Subianto yang menyalonkan diri sebagai Presiden dalam Pilpres 2019.
Namun dalam Pilpres 2019 Prabowo-Sandi kalah suara dengan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.
(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma/Widyadewi Metta Adya Irani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sandiaga-uno-22.jpg)