Penangkapan Terduga Teroris

Polri Tangkap 71 Terduga Teroris Jelang Natal dan Tahun Baru

Polri sudah menangkap 71 orang terduga teroris setelat peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara.

Polri Tangkap 71 Terduga Teroris Jelang Natal dan Tahun Baru
PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA
Ilustrasi densus 88. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri sudah menangkap 71 orang terduga teroris setelat peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara.

Sebelumnya, Senin (18/11/2019) kepolisian menginformasikan pihaknya telah menangkap 46 terduga teroris yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dengan jumlah saat ini, artinya bertambah 25 terduga teroris yang ditangkap aparat kepolisian.

"Jadi ini update penangkapan menjelang natal dan tahun baru. Ini preventif strike juga pasca kejadian bom bunuh diri di Polrestsbes Medan, itu sudah kami tangkap 71 orang. Lanjut penyidikan 68 orang dan meninggal dunia 3 orang," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal di The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Baca: Anggota Polri yang Bergaya Hidup Mewah Terancam Sanksi Kurungan Hingga Dicopot dari Jabatan

Adapun tiga terduga teroris yang meninggal yakni atas nama RMN yang juga pelaku peledakan bom.

Dua lainnya, K dan AP yang diduga perakit bom untuk RMN.

Iqbal melanjutkan, seluruh terduga teroris yang tertangkap paling banyak berasal dari sekitar Medan, Sumatera Utara.

Nama-nama lainnya berasal dari Jawa hingga Kalimantan.

Baca: Tangkap Terduga Teroris di Deli Serdang, Anggota Densus 88 Terkena Sabetan Senjata Tajam

"Pekanbaru total 5 orang, Jabodetabek 3 orang, Banten 5 orang, Jateng 11 orang, Medan 30 orang, Jabar 11 orang, Kalimantan 1 orang, Aceh tadinya 4 dan kini 2 orang dipulangkan karena tidak terbukti, Jatim 2 orang, Sulsel 1 orang," ungkapnya.

Dia menambahkan, penangkapan tersebut menjadi komitmen polri untuk menindak tegas para pelaku teroris.

"Ini komitmen kami untuk melakukan penegakan hukum dalam rangka harkamtibnas menciptakan preventif strike," katanya.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved