Truk Humanity Rice ACT Sambangi Desa-desa Miskin, Salurkan Beras Gratis Atasi Warga Stunting

Desa Sindangkerta mendapat bantuan karena berdasarkan riset dan sejumlah pemberitaan, warganya mengalami stunting.

Truk Humanity Rice ACT Sambangi Desa-desa Miskin, Salurkan Beras Gratis Atasi Warga Stunting
TRIBUNNEWS/LUSIUS GENIK
Armada Humanity Rice Truck Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Desa Gunung Sanggar, Kecamatan Sindangkerta, Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurln Humanity Rice Truck (HRT) untuk menjelajah kawasan Jawa Barat (Jabar) guna mendistribusikan beras kepada keluarga-keluarga miskin yang membutuhkan.

Head of Program ACT cabang Jabar, Adi Nurdiansyah mengatakan yang menjadi sasaran bantuan beras pada peluncuran pertama rice truck kali ini adalah kecamatan Sindangkerta, Bandung Barat.

Di kecamatan ini ada lima kampung yang akan mendapatkan bantuan beras dari ACT.

"Di sini ada kampung Gunung Sanggar, kemudian desa Muara Ramai, desa Pesinggirang, desa Pesinghilir, dan Tarajamukti. Jadi ada lima kampung di desa Sindangkerta ini yang akan kita beri bantuan beras," ujar Adi kepada wartawan tribunnews.com di Kampung Gunung Sanggar, Sindangkerta, Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/11/2019).

Adi menjelaskan, desa Sindangkerta mendapat bantuan karena berdasarkan riset dan sejumlah pemberitaan, warganya mengalami stunting.

Indikator yang dilihat ialah terdapat banyak anak di desa ini tumbuh-kembangnya terhambat lantaran kekurangan gizi yang baik.

"Begitu banyak anak di sini mengidap stunting atau tumbuh kembang anaknya terhambat, artinya ini bagian dari pendampingan kepada gizi anaknya. Selain itu, desa ini juga menjadi salah satu wilayah miskin di kabupaten Bandung barat," katanya.

Keadaan ini juga diperparah dengan kekeringan yang melanda kecamatan Sindangkerta selama tujuh bulan ini.

Kekeringan membuat mayoritas warga yang berprofesi sebagai buruh tani dan buruh tambang batu berhenti bekerja.

Pemandangan kekeringan dan kondisi anak di kecamatan Sindangkerta ini kemudian dinilai ACT sangat layak untuk menerima bantuan rice truck.

Baca: Snack Perlu Diberikan Sebagai Tambahan Makanan Pendamping ASI, Ini Tujuannya

"Di sini sudah tujuh bulan kekeringan. Seperti yang terlihat di sini sawah-sawah kering, jadi selama tujuh bulan masyarakat yang biasanya menjadi buruh tani berhenti bekerja karena mayoritas di sini buruh tani pekerjaannya, demikian juga buruh tambang batu yang ada di Gunung Sanggar ini. Sehingga sangat layak daerah ini untuk mendapatkan bantuan dari rice truck ini," ujar Adi.

Baca: Mendagri Soroti Stunting Salah Satu Masalah Kesehatan

Kemudian Adi mengatakan, pada peluncuran pertama rice truck ACT, sebanyak 5 ton beras akan didistribusikan bagi warga di kecamatan Sindangkerta.

Menurut keterangannya, setiap kepala keluarga (KK) nantinya akan mendapat 5 kilo beras dari ACT.

"Pada peluncuran pertama rice truck ACT ini ada 5 ton, dan ini kurang lebih akan diberikan kepada 1000 kepala keluarga. Setiap KK mendapatkan 5 kilo beras," ucap Adi Nurdiansyah.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved