Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Dirjen Hubda Kemenhub: Kemungkinan Pengemudi Mengantuk

Budi menyampaikan dirinya belum mendapatkan laporan terkait berapa kecepatan truk sebelum akhirnya terlibat kecelakaan.

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Dirjen Hubda Kemenhub: Kemungkinan Pengemudi Mengantuk
istimewa via YouTube Yuherda
Kecelakaan maut terjadi di Tol Cipali, wilayah Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Minggu (1/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengaku akan melakukan pengecekan terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di Tol Cipali, Jawa Barat, Minggu (1/12/2019) pagi.

Berdasar informasi yang ia peroleh, kecelakaan melibatkan dua kendaraan yakni truk dan mobil pribadi yang mengarah ke Jakarta.

"Jadi kejadian itu kalau kita lihat dari kronologis, truk maupun mobil Avanza itu kan jalan satu arah ke arah Jakarta ya," ujar Budi, saat dikonfirmasi Tribunnews, Minggu (1/12/2019).

Budi menyampaikan dirinya belum mendapatkan laporan terkait berapa kecepatan truk sebelum akhirnya terlibat kecelakaan.

Namun ia menduga pengemudi mobil Avanza yang menabrak truk dari arah belakang dalam keadaan mengantuk.

"Saya belum tahu laporan kecepatan truk, tapi (saya terima informasi) di lapangan, mobil Avanza (yang membawa) 1 keluarga itu di pagi hari, kemungkinannya pengemudinya ngantuk ya," jelas Budi.

Selain itu, dari kerusakan yang dialami bagian depan mobil Avanza, ia menilai pengemudi membawa kendaraan dalam kecepatan cukup tinggi.

Menurutnya, faktor kelelahan dan mengantuk juga bisa menjadi pemicu karena kecelakaan terjadi di pagi hari dan pengemudi menabrak kendaraan yang berukuran lebih tinggi yang berjalan satu arah di depannya.

"Kemudian kecepatan mungkin cukup tinggi juga ya, sehingga ada mobil (truk) dari depan yang jalan juga dalam satu arah itu, dia (pengemudi Avanza ini) tidak melihat," kata Budi.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved