Jumat, 29 Agustus 2025

Reuni 212

Fadli Zon Hadiri Reuni 212 dan Sebut Masalah Rizieq Shihab Bukti Pemerintah Gagal Berdiplomasi

Fadli Zon memenuhi undangan untuk hadir di reuni 212 dan mengatakan tidak pulangnya Rizieq Shihab bukti pemerintah gagal dalam berdiplomasi.

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Tiara Shelavie
twitter @fadlizon
Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Gerinda hadiri reuni 212 

"Saya katakan paling sehari langsung beres kalau pemerintah mau ya, tapi pemerintah kelihatannya enggan," tuturnya.

Fadli Zon menganggap tidak pulangnya Rizieq Shihab ke Indonesia, merupakan pengasingan politik oleh Pemerintah Indonesia.

"Boleh dikatakan begitu, karena pemerintah tidak mampu," ucapnya.

Rizieq Shihab absen di Reuni Akbar 212, tapi kirim pidato lewat pesan suara
Rizieq Shihab absen di Reuni Akbar 212, tapi kirim pidato lewat pesan suara (Kolase TribunNewsmaker - Kompas.com)

Bahkan, katanya, jika Rizieq Shihab mengalami masalah di Arab Saudi, setidaknya ia akan terkena sanksi deportasi.

Namun, justru sebaliknya, Pemerintah Arab Saudi mengaku tak ada masalah dengan Rizieq Shihab.

BACA JUGA : Tidak Bisa Hadiri Reuni 212, Habib Rizieq Minta Maaf

"Saya tahu Dubes Arab Saudi yang lama pun ya, Pak Osama, selalu mengatakan mereka tidak ada masalah dengan HRS, bahkan dibela."

"Berarti yang ada masalah itu kan pihak di Indonesia yang meminta HRS untuk tidak kenbali. Ini yang harus diselidiki," paparnya.

Sebelumnya, Fadli Zon mengatakan akan mendukung kegiatan reuni 212 di Monas.

Suasana jamaah yang datang di Reuni Akbar 212, Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).
Suasana jamaah yang datang di Reuni Akbar 212, Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019). ((KOMPAS.com/Cynthia LOva))

Menurutnya kegiatan tersebut akan berdampak positif di masyarakat.

"Saya kira itu satu hal yang biasa saja apalagi diisi dengan kegiatan munajat, sholawat doa dan sebagainya.

BACA JUGA : Reuni 212 Rizieq Shihab Beri Sambutan dari Mekkah: Saya Masih Dicekal, Sudahlah Akhiri Segala Dusta

Kegiatan-kegiatan seperti ini saya kira akan berdampak positif di masyarakat," ujarnya dilansir YouTube Kompas TV, Selasa (26/11/2019).

Ia menambahkan kegiatan reuni 212 adalah sebuah kegiatan Maulid Agung atau dalam rangka kelahiran Nabi besar Muhammad SAW yang mana waktunya disesuaikan dengan tanggal 2 Desember.

Fadli Zon juga mengatakan jika hajatan demokrasi sudah selesai dan sudah tidak ada lagi pemilu.

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa di dukung. (*)

(Tribunnews.com/Faisal Abdul Muhaimin) (Wartakotalive/Joko Supriyanto)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan