Jumat, 29 Agustus 2025

Reuni 212

Soal Tujuan Reuni 212, Haikal Hassan: Keadilan, Kesatuan, dan Persatuan

Ustaz Haikal Hassan selaku Panitia Reuni Akbar 212, menuturkan tujuan diadakan reuni 212 untuk menuntut keadilan, kesatuan dan persatuan.

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Daryono
(KOMPAS.com/Cynthia LOva)
Suasana jamaah yang datang di Reuni Akbar 212, Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019). 

Termasuk juga tokoh - tokohnya yang tidak boleh dihina sedikitpun.

"Semua kami muliakan," ujar Haikal.

Disinggung terkait apakah Menteri Agama, Fachrul Razi diundang dalam reuni 212, Haikal beralasan semua tokoh telah diundang.

"Semua tokoh kami undang tidak pernah kami tutup - tutupi untuk hadir, banyak yang hadir tapi tidak terima undangan," ungka Haikal.

"Ini bukan kondangan kawinan yang hadir harus bawa undangan, semua sudah tahu ini ada yang sempat kami buat ada yang tidak sempat dibuat (undangan)," imbuhnya.

Terkait isu kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Haikal menuturkan semua jawaban ada di pemerintah.

Haikal Hasan, Panitia Reuni 212
Haikal Hasan, Panitia Reuni 212 (Youtube tvOneNews)

"Yang bisa menjawab itu adalah Pemerintah Indonesia, mengapa seorang yang punya hak warga negara samapai hari ini tidak dapat pulang ke Indonesia," ujar Haikal.

"Habib Rizieq tidak melakukan kejahatan apapun baik diluar maupun didalam  negeri, tapi sampai sekarang tidak dapat kembali ke tanah air," imbuhnya.

Haikal menambahkan ketidakadilan yang diterima oleh Habib Rizieq juga menjadi satu diantara tujuan dari reuni 212.

Ia meminta untuk pemerintah segera mengembalikan Habib Rizieq ke Tanah Air.

"Harapan kami adalah semua para pembicara, terkhusus Habib Rizieq sudah berbicara lengkap tolong dengarkanlah sebagai satu diantara anak bangsa," imbuhnya.

Namun Haikal juga menuturkan yang paling diperhatikan saat ini adalah keadilan.

Karena ia merasa sebagai umat mayoritas di Indonesia tidak dipenuhi hak - haknya.

Bahkan menurutnya banyak kebijakan - kebijakan pemerintah yang dirasa masih mengekangnya. (*)

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan