Rabu, 3 Juni 2026

Prakiraan Cuaca

BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini, Jumat (13/12/2019) Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Peringatan Dini Hari Ini, Jumat (13 Desember 2019 Waspada Hujan Lebat Disertai Angin kencang dan Petir

Tayang:
Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Peringatan Dini Hari Ini, Jumat (13 Desember 2019 Waspada Hujan Lebat Disertai Angin kencang dan Petir 

TRIBUNNEWS.COM - Peringatan dini cuaca ekstrem hari ini secara resmi telah dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jumat (13/12/2019).

Peringatan dini cuaca ekstrem tersebut terkait beberapa wilayah berpotensi hujan lebat dan hujan lebat disertai angin kencang, kilat/petir pada besok.

Setidaknya ada 16 wilayah diprakirakan berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang, petir/kilat.

Sementara itu hujan lebat berpotensi terjadi di 11 wilayah lainnya.

Ilustrasi hujan petir - Simak prakiraan cuaca BMKG 33 kota besok, Senin 22 April 2019, Jambi dan Pontianak berpotensi cuaca ekstrem hujan petir.
Ilustrasi hujan petir - BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini, Jumat (13/12/2019) Waspada Hujan Lebat Disertai Petir (Science Daily)

Berikut wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi hujan lebat dan hujan lebat disertai angin kencang, petir/kilat pada besok sebagaimana dikutip dari BMKG.go.id.

Wilayah berpotensi hujan lebat

- Sumatera Utara

- Sumatera Barat

- Kep. Riau

- Sumatera Selatan

- Lampung

- Jawa Tengah

- Nusa Tenggara Barat

- Kalimantan Tengah

- Gorontalo

- Sulawesi Tengah

- Maluku Utara

Wilayah berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, kilat/petir

- Aceh

- Riau

- Bengkulu

- Jambi

- Kep. Bangka Belitung

- Jawa Barat

- Jabodetabek

- Yogyakarta

- Jawa Timur

- Bali

- Kalimantan Barat

- Kalimantan Utara

- Kalimantan Timur

- Kalimantan Selatan

- Sulawesi Utara

- Papua

BMKG menyebutkan perilisan peringatan dini tersebut terkait adanya sirkulasi Siklonik di Selat Makasar bagian Selatan (925/850mb), di Pulau Kalimantan bagian Utara(925/800mb), dan di perairan Utara Papua Barat (925/850mb).

Selain itu terdapat Konvergensi memanjang dari Semenanjung Malaysia hingga Riau.

Dari Jawa Tengah hingga Samudera Hindia Barat Bengkulu.

Dari NTT hingga Bali.

Di NTT bagian Timur.

Dari Kalimantan Selatan hingga Sulawesi Selatan.

Belokan angin terdapat di Sumaterabag Selatan, Jawa, Selat Karimata, dan Kalimantan Barat.

Low level jet dengan kecepatan angin terpantau lebih dari 25 kt terdapat di Laut Cina Selatan.

(Tribunnews.com/Fajar)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved