Tanggapi Rangkap Jabatan Direksi di BUMN, Andre Rosiade: Komisaris Itu Pajangan

Anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade turut berkomentar terkait dengan adanya rangkap jabatan Direksi BUMN.

Tanggapi Rangkap Jabatan Direksi di BUMN, Andre Rosiade: Komisaris Itu Pajangan
YouTube KompasTV
Acara Sapa Indonesia Malam di KompasTV (Tangkap Layar YouTube KompasTV). 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade turut berkomentar terkait dengan adanya rangkap jabatan Direksi BUMN.

Kasus soal rangkap jabatan di BUMN mencuat setelah Eks Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Ari Askhara tercatat menjadi Komisaris Utama di 6 anak dan cucu usaha di Garuda Indonesia.

Tak hanya di Garuda Indonesia, sejumlah perusahaan pelat merah lainnya juga memiliki banyak anak-cucu di BUMN.

Menurut Andre Rosiade, persepsi sejak zaman dulu, komisaris hanya dipandang sebagai sebuah pajangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Andre Rosiade dalam acara Sapa Indonesia Malam yang kemudian diunggah oleh kanal YouTube KompasTV, Minggu (15/12/2019).

"Nah tapi yang menarik sebenarnya, ini juga pelajaran, kenapa dari zaman Bu Rini dan menteri sebelumnya ini tidak diurus? Karena memang persepsi dari zaman dulu, komisaris itu pajangan," ujar Andre.

Menurut Andre, Direksi merasa tidak perlu diawasi karena merasa dekat dengan deputi menteri, dekat dengan sekretaris kementerian (sesmen), dan dekat dengan menteri BUMN.

"Sehingga inilah persepsi selama ini dimata direksi, bahwa komisaris ini pajangan," terang Andre.

Lebih lanjut, Andre menungkapkan keputusan dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk memperkuat peran komisaris sudah tepat.

"Komisaris akan menjadi mata, telinga, dan kepanjangan menteri BUMN untuk mengawasi direksi, itu sudah langkah tepat," jelas Andre.

Halaman
123
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved