Kasus Novel Baswedan

Novel Baswedan Mengaku Siap Jika Dipertemukan dengan 2 Tersangka Penyiram Air Keras Terhadapnya

ovel Baswedan mengaku siap untuk bertemu dengan dua tersangka penyiram air keras terhadap dirinya apabila diperlukan.

Novel Baswedan Mengaku Siap Jika Dipertemukan dengan 2 Tersangka Penyiram Air Keras Terhadapnya
Tribunnews/JEPRIMA
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan berjalan meninggalkan ruang penyidikan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/1/2020). Novel Baswedan datang untuk memberikan keterangan sebagai saksi pascapenetapan dua orang tersangka pelaku penyiraman air keras. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku siap untuk bertemu dengan dua tersangka penyiram air keras terhadap dirinya apabila diperlukan.

"Kalau dipandang perlu (bertemu dengan tersangka), saya siap bertemu," ujar Novel Baswedan di sela pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2020).

Novel Baswedan memilih diam ketika ditanya kesiapannya bila dikonfrontir dengan para tersangka penyiram air keras.

Baca: Menilik Gerak Gerik Romahurmuziy Ketika Jalani Sidang Tuntutan Kasus Jual Beli Jabatan

"Sekarang saya memberi keterangan, apa yang ditanya semua saya jawab. Soal konfrontir apa tidak (silakan) tanya ke penyidik," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya terhadap Novel Baswedan belum juga selesai meski sudah menghabiskan waktu lebih dari tujuh jam, Senin (6/1/2020).

Pantauan Tribunnews.com, sekira pukul 18.20 WIB, Novel terpantau diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah salat maghrib.

Baca: Novel Baswedan Mengaku Ditanya Penyidik Polda Metro Jaya Soal Fakta Kasus Penyiraman Air Keras

"Jadi saya pikir saya akan kesana (masjid) dulu. Nanti pertanyaan akan saya jawab semua setelah selesai," ujar Novel kepada awak media, di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (6/1/2020).

Dalam kesempatan itu, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut mengaku dirinya diperiksa dan ditanya seputar fakta kasusnya.

Baca: Korupsi Jual-Beli Jabatan, Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy Dituntut 4 Tahun Penjara

Novel juga menegaskan bahwa pemeriksaan hari ini bukanlah yang pertama kali baginya. Dahulu dirinya sudah diperiksa di Singapura dan di KPK.

Halaman
123
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved