Siswi SMAN 1 Gemolong Sragen Diteror Agar Berkerudung, Ini Tanggapan Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo menanggapi aduan soal siswi SMAN 1 Gemolong Sragen yang diteror agar berkerudung. Ini katanya.

Siswi SMAN 1 Gemolong Sragen Diteror Agar Berkerudung, Ini Tanggapan Ganjar Pranowo
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau Rumah Pompa Kali Tenggang di Jalan Nasional, Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (2/1/2020). Dalam tinjauannya, Ganjar memastikan Rumah Pompa Kali Tenggang berjalan dengan baik sehingga bisa mencegah banjir yang ada di kawasan pesisir Semarang Utara. 

TRIBUNNEWS.COM - Kabar siswi di SMA N 1 Gemolong, Sragen berinisial Z yang mendapat intimidasi agar mengenakan kerudung, menghebohkan media sosial.

Siswi tersebut mengaku diteror via WhatsApp oleh seorang oknum anggota ekstrakurikuler di sekolah.

Kejadian ini langsung mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Lewat akun Twitter pribadinya, Rabu (8/1/2020), Ganjar Pranowo mengaku sudah mengetahui kabar tersebut.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu juga telah memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah untuk mengklarifikasi.

"Banyak yg tanya kepd sy soal teror WA ke siswi tak berjilbab di SMA 1 Gemolong Sragen."

"Dinas P&K Prov bsk pg akan klarifikasi ke sekolah," tulisnya.

Selain itu, Ganjar juga ikut memberikan imbauan kepada masyarakat.

Ia memberi imbauan untuk tetap saling menghormati dan belajar dengan baik.

Ganjar mengatakan untuk tidak perlu memaksa hingga meneror atas kasus tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Inza Maliana
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved