OTT KPK di Sidoarjo

KPK Sita Mata Uang Rupiah dan Asing dari Penggeledahan Kasus Bupati Sidoarjo

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu (11/1/2020).

KPK Sita Mata Uang Rupiah dan Asing dari Penggeledahan Kasus Bupati Sidoarjo
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu (11/1/2020).

Penggeledahan terkait dugaan suap kepada Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dalam pengadaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan penggeledahan dilakukan di dua lokasi. Lokasi pertama ada di Kantor Bupati Saiful.

"Meliputi ruang kerja bupati dan ruang ULP (Unit Layanan Pengadaan). Dari sana ditemukan dokumen," ungkap Ali saat dikonfirmasi, Sabtu (11/1/2020).

Lanjut Ali, lokasi kedua ada di rumah dinas atau pendopo Bupati Sidoarjo. Dari sana KPK menemukan sejumlah dokumen terkait perkara, uang dalam bentuk rupiah dan asing. Namun Ali belum bisa mengungkap jumlah duit dan bentuk dari mata uang asing tersebut.

"Sementara proses penghitungan," beber Ali.

Ali mengatakan, giat penggeledahan di Sidoarjo Sabtu ini dilakukan oleh 12 petugas KPK dibantu pengamanan Polres Sidoarjo.

KPK resmi menetapkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sebagai tersangka dugaan suap terkait dengan pengadaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo, Rabu (8/1/2020).

Penetapan tersangka menyusul operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati dan 10 orang lainnya di Kabupaten Sidoarjo dengan barang bukti senilai Rp1,81 miliar pada Selasa (7/1/2020).

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved