Kasus Jiwasraya

Bahas Jiwasraya hingga Omnibus Law, Pertemuan Jokowi dengan Koalisi Parpol Juga Dihadiri Gerindra

Arsul mengatakan Presiden Jokowi memberikan target 100 hari kerja untuk menyelesaikan pembahasan Omnibus Law itu.

Bahas Jiwasraya hingga Omnibus Law, Pertemuan Jokowi dengan Koalisi Parpol Juga Dihadiri Gerindra
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Maruf Amin didampingi sejumlah pimpinan partai politik pendukung memberikan keterangan pers usai menggelar pertemuan tertutup di Jakarta, Kamis (18/4/2019). Dalam keterangan persnya Jokowi memaparkan mengenai hasil quick count dari 12 lembaga survei yang 100% sudah selesai, pasangan Jokowi-Amin memperoleh 54,55 % suara dan Prabowo-Sandi mendapat 45,5%. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengungkapkan pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan pimpinan partai koalisi yang digelar Selasa (14/1/2020) membahas sejumlah hal.

Diantaranya Presiden Jokowi membahas pengajuan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

"Memang kemarin ada pertemuan pimpinan parpol, ketum, sekjen dan ketua-ketua fraksi dari 6 partai koalisi pemerintah, jadi termasuk Gerindra, itu memang ada. Tapi di sana Pak Jokowi hanya menyampaikan update, pertama tentang rencana pengajuan omnibus law, yang kedua tentang rencana UU Pemindahan Ibu Kota, itu saja," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Arsul mengatakan Presiden Jokowi memberikan target 100 hari kerja untuk menyelesaikan pembahasan Omnibus Law itu.

Baca: Salah Satu Orang Terkaya Indonesia Benny Tjokro dalam Pusaran Skandal Jiwasraya

Ia berharap Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja selesai pada ulang tahun Kemerdekaan Indonesia ke-75.

"Jadi kami sendiri kalau ini segera diserahkan tentu berharap nanti saat ulang tahun ke-75 kemerdekaan kan itu sudah selesai. Iya, tentu kita berharap seperti itu. Supaya jadi hadiah kemerdekaan," katanya.

Selain membahas Omnibus Law, dalam pertemuan itu juga menyinggung permasalahan Jiwasraya.

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan pemerintah sedang menyusun langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah Jiwasraya.

"Ya itu (Jiwasraya) disinggung bahwa pemerintah sedang menyiapkan langkah-langkah. Yang intinya adalah meskipun secara bertahap itu mereka akan me-recorvery kerugian nasabah. Tapi memang ini tidak bisa dalam waktu yang cepat," ujar Arsul.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumpulkan pimpinan partai koalisi pendukung pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Pertemuan tersebut dilaksanakan secara tertutup dari sorotan awak media.

Pimpinan partai politik yang hadir yakni Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Kemudian, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, serta para sekretaris jenderal partai politik.

Baca: Sepak Terjang Mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo yang Ditahan KPK

Baca: Buka Kasus Lama di BUMN, Akbar Faizal Puji Sistem Pengelolaan Negara yang Diterapkan Jokowi

Baca: Arsul Sani: Jika Fokus Kembalikan Dana Nasabah, Pembentukan Pansus Jiwasraya Tidak Tepat

Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved